hero
Petugas pajak periksa nomor polisi kendaraan mewah (NET/ Radika Kurniawan)

EDITOR : ANDI LALAN

10 Desember 2019, 15:10 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta menggelar razia gabungan bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Samsat terhadap mobil mewah yang masih menunggak pajak di Apartemen Pavilion, Jalan KH Mas Mansyur, Jakarta Pusat pada Senin 9 Desember 2019.

Pada razia tersebut, tim gabungan menyusuri satu per satu basement apartemen yang banyak terparkir mobil-mobil mewah. Hasil penelusuran, petugas berhasil menemukan empat mobil mewah yang terbukti menunggak pajak dan langsung ditempel stiker merah tanda belum bayar pajak.

Petugas gabungan temukan kendaraan mewah penunggak pajak di Apartemen Pavilion, Jalan KH Mas Mansyur, Jakarta Pusat, Senin, 9 Desember 2019. (NET/ Radika Kurniawan) 

 

"di perkirakan Total kerugian negara akibat ketidakpatuhan terhadap pajak dari keempat mobil mewah ditafsir mencapai Rp116 Juta," Menurut Kepala Unit PKB dan BBNKB Jakpus Manarsar Simbolon yang ditemui tim NETZ dilokasi.

Keempat mobil mewah yang menunggak pajak bermerek Cadillac Escalad dengan NOPOL B 8965 II Honda CRV B 88 UV, Mercedes Benz B 0013 MIR dan Toyota Vellfire B 2851 PBF.

Munarsar menambahkan, tim gabungan masih mengincar dua mobil bermerek Rolls Royce dan Ferrari yang juga berdomisili di Apartemen Pavilion karena tercatat menunggak pajak sebesar Rp836 juta.

"Kedua mobil tersebut pemiliknya sama, hanya saja kendaraan sedang keluar, hingga Tidak bisa ditempel stiker, tapi Petugas pajak telah mengirimkan surat peringatan," tambah Munarsar.

Kepala Unit PKB dan BBNKB Jakpus Munarsar juga meminta wajib pajak untuk segera melunasi tunggakan pajaknya sebelum 30 Desember 2019, dalam bulan keringanan pajak.

Kendaraan mewah penunggak pajak ditempel stiker merah sebagai tanda belum bayar pajak (NET/ Radika Kurniawan)

"Ini momen yang penting bagi masyarakat untuk segera melunasi pajak yang belum terbayarkan sebelum 30 Desember. Itu untuk sembilan jenis pajak, termasuk pajak kendaraan." tutup Munarsar.

RADIKA KURNIAWAN

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments