EDITOR : OCTOBRYAN

9 Desember 2019, 15:45 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Melihat para menteri tampil di depan umum memberikan sambutan dan tampil formal, mungkin sudah biasa ya. Nah, bagaimana kalau menteri kini harus bermain drama? kira-kira seperti apa ya lakonnya?

Adu peran ini dimainkan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama di SMKN 57, Jakarta Selatan, Senin 9 Desember 2019.

Mendikbud Nadiem Makarim (kiri), Menparekraf Wishnutama (kanan), Menteri BUMN Erick Thohir (kedua kanan), Komedian Sogi Indra Dhuaja (kedua kiri), dan Bedu (tengah) tampil dalam drama bertajuk Prestasi Tanpa Korupsi di SMKN 57 Jakarta, Jakarta Selatan. Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Nadiem dan Wishnutama berperan sebagai siswa kelas XII SMA, sedangkan Erick berperan sebagai tukang bakso. Ada juga Komedian Sogi Dhuaja dan Bedu yang bermain dalam drama bertajuk #PrestasiTanpaKorupsi.

Walau penuh humor, drama ini menyelipkan banyak pesan moral. Misalnya, ketika Nadiem dan Sogi saling berdialog mengenai uang kas untuk belanja bakso. Nadiem mengingatkan Sogi supaya tidak menggunakan uang tersebut.

Tak lama kemudian, Wishnutama dan Bedu masuk ke panggung dan dialog berbicara soal cara masuk universitas. Tama, panggilan Wishnutama, mengingatkan Bedu agar tidak memakai koneksi orang dekat untuk masuk kampus favorit.

"Bro, hari gini masih aja lo pake nepotisme. Koneksi-koneksian. Kagak zaman, Bro," ujar Wishnutama. "Itu kan fasilitas bokap, gue manfaatin aja. Mumpung ada." balas Bedu.

Erick yang membawakan bakso pesanan mereka kemudian nimbrung sembari memberi nasehat kepada Bedu. Sedikit ia menyinggung soal Mantan Dirut Garuda Indonesia Ari Ashkara yang ketahuan menyelundupkan barang.

Presiden Joko Widodo (kiri), Mendikbud Dikti Nadiem Makarim (kanan), dam Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) meninjau fasilitas seusai menyaksikan drama bertajuk Prestasi Tanpa Korupsi di SMKN 57 Jakarta, Jakarta Selatan.. Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

"Jangan mentang-mentang anak bos malah pakai fasilitas dan relasi. Itu namanya Nepotisme. Nanti lo udah gede, terus jadi dirut malah nitip-nitip barang," ujar Erick dalam dialognya.

Gelak tawa pun muncul dari ratusan siswa serta guru SMKN 37 Jakarta, Bahkan Presiden Joko Widodo ikut terbahak menyaksikan aksi anak buahnya.

mantan Wali Kota Solo ini menegaskan bahwa perilaku korupsi, kolusi, dan nepotisme sekecil apa pun bentuknya harus diberantas. 

Presiden Joko Widodo (tengah) berbincang dengan murid seusai menyaksikan drama bertajuk Prestasi Tanpa Korupsi di SMKN 57 Jakarta, Jakarta Selatan, Senin. Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

“Tadi anak-anak menangkap semuanya ya, pesan yang disampaikan oleh beliau-beliau tadi, ya? bahwa yang namanya korupsi itu tidak boleh, sekecil apa pun, itu tetap korupsi, tidak gede, tidak kecil, tidak boleh!” kata Presiden di hadapan para siswa SMK.

Jokowi, yang juga mantan Gubernur DKI Jakarta itu, menyebut korupsi tak hanya soal uang. tapi juga dalam hal lain termasuk kedekatan dengan pejabat.

(BACA JUGA: Tujuh "Titah" Jokowi untuk Menteri Barunya!)

"Inilah yang harus menjadi target karena apapun demografi kita ke depan, anak-anak inilah yang akan mengisi negara ini,” imbuhnya.

Kepala negara lantas meminta para guru juga untuk menanamkan jiwa antikorupsi kepada siswa sejak dini.  Jokowi mengajak semua pihak untuk membiasakan berpikir dan bersifat kritis sejak kecil.

TIFFANY AL HAMID | YUSUF REZA

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments