hero
(Pixabay)

EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO

9 Desember 2019, 12:05 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Buat kamu baru lulus kuliah pasti ada banyak bayangan pilihan karir kan. Biasanya nih ada yang memilih mencari kerja kantoran, namun tak sedikit pula yang memutuskan career path-nya sebagai pekerja lepas alias freelancer. Belakangan ini milenial lebih banyak yang berminat ke arah freelance. Sebenarnya, dua-duanya sama-sama punya kelebihan dan kekurangan. Nah, buat yang memilih jalur freelance, NET.Z ingin berbagi masukkan soal freelance.

1. Pemasukan

(Pixabay)

Well, ini menjadi highlight ketika ngomongin soal freelance. Kenapa? Karena pemasukan seorang pekerja lepas memiliki kategori tidak tetap. Income sangat bergantung untuk dengan job yang masuk. Kalau kamu mau jadi pekerja lepas, pastikan kamu disiplin dengan manajemen finansial.

Apalagi, jika kamu memang baru merintis dan belum memiliki klien ataupun pasar yang spesifik. Akan tetapi, ada kemungkinan kamu mendapatkan pemasukan tinggi buat para freelancer. Kenapa? Karena jika kamu mujur, banyak sekali peluang mendapatkan proyek besar yang imbalannya cukup bagus atau memberi kerjaan berikutnya.

 

2. Work-Life Ngatur Sendiri

(Pixabay)

Karena kamu adalah kantormu, seluruh hidupmu bisa menjadi pekerjaan kalau tidak diseimbangkan. Beban kerja kadang bisa overload dan tidak stabil dengan waktu kerja panjang. Belum terbayang? Coba deh, lagi enak-enak liburan di Bali tahu-tahu klien telepon minta revisi? Well thats work! Pembagian waktu kerja harus kamu lakukan dengan seksama, karena kamu bos-nya.

3. Sepi

(Pixabay)

Sering sekali kalau pekerja lepas itu bekerjanya dari rumah, kos, atau kontrakan. Kebanyakan freelancer juga adalah solo player dalam satu proyek. Well its gonna be lonely! Saking sepinya, kamu pasti jadi “mesra” dengan laptop dan smartphone-mu. Tentunya, jangan lupa bersosialisasi dengan kawan-kawanmu sebagai salah satu cara istirahat. Selain mengobati rasa kesepian, juga bisa jadi peluang proyek baru.

 

4. Tidak Ada Asuransi

(Pixabay)

Menjadi seorang pekerja lepas berarti kamu tidak akan mendapatkan bayaran kalau tidak bekerja karena sakit. Karena itu, asuransi menjadi benefit kesehatan yang harus kamu siapkan sendiri. Untuk asuransi kesehatan manfaatkan dana darurat dan penawaran program asuransi yang sesuai. Jangan lupa juga untuk investasikan kesehatanmu dengan olah raga.

5. Bertanggung Jawab Penuh

(Pixabay)

Dari ujung ke ujung, semuanya tanggung jawabmu. Mulai dari marketing, accounting, membangun hubungan dengan klien, pre sampai post produksi tugas semua ada di tanganmu. Perluas pengetahuan soal menejemen sebuah pengerjaan.

Usahakan buat semuanya terinci dengan time table pengerjaan. Buat list setiap pekerjaan yang menjadi prioritas. Jangan lupa sebelum memulai pekerjaan, teliti dengan kontrak kesepakatan kerja, itu akan membantumu nanti! Intinya, disiplin dengan diri sendiri adalah kunci karena kamu bos-nya!.

ARIS SATYA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments