hero
Brompton X LINE FRIENDS - Sally Special Edition (Brompton.com)

EDITOR : OCTOBRYAN

6 Desember 2019, 16:30 WIB

INDONESIA

Sepeda lipat Brompton jadi perkara. I Gusti Ngurah Ashkara Danadiputra mantan Dirut Garuda Indonesia ketahuan menyelundupkannya ke Indonesia secara ilegal. Usut punya usut, sepeda lipat ini harganya mencapai Rp 55 juta. 

Baru denger nama Brompton? Mungkin kamu termasuk sobat missqueen. Lalu emang sepeda seperti apa sih kok mahal banget?

Sepeda lipat Brompton varian Explore yang disita dari pesawat Garuda Indonesia. (NET\Reza Anindita)

Dilansir dari situs resmi Brompton Bicycle, sepeda lipat ini pertama kali dirancang oleh Andrew Ritchie tahun 1975. Nama Brompton dipilih karena apartemen Andrew menghadap ke Brompton Oratory di South Kensington, London, Inggris.

Kala itu sepeda lipat ini sengaja dibuat manual, desain pertama sepeda Brompton pun sangat ringkas. 

Sepeda lipat Brompton keluaran tahun 1981. (Brompton.com) 

Seiring berjalannya waktu, ide sepeda lipat ini diterima publik. Brompton kemudian membangun pabrik pertama tahun 1981 di kota Brentford, Inggris. Pada 1995, sepeda ini mendapatkan ‘Royal Recognition’ yang merupakan penghargaan dari Ratu Inggris. 

Penghargaan ini melambungkan nama sepeda Brompton. Hingga pada 2006, laga pacu Brompton World Championship diadakan pertama kali di Barcelona, Spanyol.

Meskipun sudah diproduksi dalam pabrik, sentuhan handmade tetap menjadi ciri khas Brompton. Setiap model sepeda pun dibuat dalam jumlah terbatas. Menariknya, konsumen dapat memilih beragam warna, sadel, opsi roda gigi, dan aksesorisnya.

Tidak hanya itu, semua onderdil sepeda yang keluar sejak jaman baheula sampai yang terbaru compactible dengan semua seri sepeda lipat Brompton.

Desain sepeda lipat Brompton pertama. (Brompton.com)

Sepeda lipat Brompton itu “ada uang ada barang” karena keunggulannya. Dalam katalog resmi Brompton, untuk spesifikasi paling rendah harganya mencapai 900 Poundsterling atau Rp 16 juta. Sedangkan harga sepeda lipat Brompton S2L-X Black Edition Gloss Titanium di Indonesia dibanderol Rp 53 juta.

Ada beberapa alasan kenapa sepeda ini layak dihargai mahal, beberapa alasan itu antara lain:

1Memiliki Bongkar Pasang Presisi dan Ringkas

Sepeda Brompton adalah salah satu sepeda lipat termahal di kelasnya. Mahalnya sepeda ini karena menggunakan kualitas material terbaik. Didesain dengan tangan, sepeda ini pun stabil dan presisi dengan cara bongkar pasang ringkas.

2Sepeda Brompton Terhubung Dengan Internet

Mengikuti perkembangan zaman, teknologi IoT Brompton juga disematkan dalam sepeda ini.

Dengan sambungan internet berbasis aplikasi, sepeda ini dilengkapi sensor gerak, optimasi rute berdasarkan tingkat polusi dan kepadatan, proximity sensor jika kendaraan lain terlalu dekat, bahkan dalam kasus emergensi sepeda ini dapat membagikan informasi darurat.

3Fashion City Bike

Sepeda lipat Brompton. (Pixabay)

Desain Brompton berubah dari sekedar sepeda lipat sederhana menjadi fashion city bike. Gaya hidup bersepeda orang Inggris makin menjadikan Brompton populer. 

Penggunaan Brompton banyak diulas dalam forum sepeda lipat berbahasa Inggris. Banyak user yang memberikan testimoni jika harga yang mereka bayarkan sepadan dengan kegunaannya.

Setelah berulang kali mendapatkan review positif, sepeda Brompton ini pun menjadi sebuah simbol fashion bike, ya semacam status sosial di masyarakat.

4Sepeda Bertenaga Listrik

Sepeda elektrik Brompton. (Brompton.com)

Tak hanya itu, Brompton juga menyediakan sepeda listrik yang dapat dilipat atau e-folded bike. Tidak ada perbedaan mencolok dari tampilannya, namun sepeda listrik ini hanya memiliki pilihan pengatur kecepatan dari gigi dua hingga gigi enam.  

Untuk mengisi ulang baterai sepeda dibutuhkan waktu 4 jam hingga penuh. Dengan daya sebesar 250 Watt, sepeda ini mampu menempuh perjalanan 30 km-70 km. 

Sepeda listrik ini juga memiliki sensor yang dinamakan bottom bracket yang dapat menghitung dan mengirim data kekuatan kayuhan dan perputaran pedal ke controller. Sistem ini akan menyarankan kamu, apakah murni ingin dikayuh dengan kaki atau dibantu oleh motor.

Untuk mendapatkan sepeda ini di Indonesia, kamu bisa memesannya di empat dealer resmi Brompton, yaitu di Tangerang, Jakarta, dan dua di Surabaya. Setelah memilih dan memesan di sana, nanti Brompton kamu akan dirakit di Inggris. 

Membeli Brompton bekas di luar negeri juga jadi opsi karena lebih murah. Nah, kalau enggak bisa pesen dan enggak sempet ke luar negeri, mungkin bisa via jastip. 

(BACA JUGAPolemik Jalur Sepeda Jakarta, Siapa Yang Diuntungkan?)

Nah, mirip seperti skandal mantan Dirut Garuda Indonesia yang baru aja terbongkar. Kalau kalian biasa cuma jastip sepatu atau skin care dari luar negeri, doi sepeda mahal Brompton.

Tapi ingat ya, pajak bea masuknya harus tetap dibayar. Sekedar informasi saja, Menteri Keuangan Sri Mulyani akan mewajibkan pemilik Brompton melaporkan kepemilikan sepeda itu dalam SPT wajib pajak.

ARIS SATYA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments