hero
Ferdinandus Setu, Kabiro Humas Kemkominfo RI (NET/ Budi Raharjo)

EDITOR : SUWARDI ROSADI

5 Desember 2019, 09:50 WIB

INDONESIA

Telepon seluler (ponsel) ilegal atau black market (BM,) akan dinonaktifkan pemerintah. Kali ini sudah buka isu lagi gan, fix HP BM bakal mati total frekuensinya mulai 18 April 2020!

Program ini sebelumnya direncanakan akan diberlakukan pada 17 Agustus 2019, hanya saja karena berbagai kendala teknis dan aturan, kelengkapan sistem baru dirampungkan oleh tiga kementerian terkait dan ditandatangani pada 18 Oktober 2019. Tiga Kementerian terkait diantaranya Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemkominfo), Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Kementerian Perdagangan (Kemendag).

“18 April 2020 akan mulai menonaktifkan handphone yang IMEI nya ilegal, yang kemudian nanti para operator menonaktif kan, tidak menghubungkan handphone tersebut dengan jaringan yang ada pada operator, artinya nanti pertanggal 18 April 2020 pemilik handphone yang selama ini mungkin mendapat handphone secara ilegal pada tanggal tersebut tidak boleh beli lagi,” ujar Ferdinandus Setu, Kabiro Humas Kemkominfo saat di wawancara NET di Jakarta, Rabu 04 Desember 2019.

Pada pelaksanaannya nanti nih gan, frekuensi International Mobile Equipment Identity (IMEI) dari ponsel BM akan diblokir, dengan tujuan meredam penyelundupan ponsel dari jalur ilegal. Naah, sudah cek nomor IMEI HP nya belum Gan? jangan jangan yang sekarang dipakai HP bodong lagi.

 “Yang pertama kami lihat bahwa jumlah handphone yang beredar di tanah air dari selundupan itu cukup besar, data dari menteri perindustrian menunjukkan sekitar 31 hingga 40% yang beredar di tanah air adalah handphone yang beredar di jalur gelap, artinya ini menguntungkan para penyelundup tidak mendatangkan manfaat bagi negara,” beber Ferdinandus.

Sebelumnya, ketiga Kementerian tersebut telah melakukan koordinasi dan sosialisasi kepada provider. Program ini juga di harapkan dapat memberi edukasi kepada masyarakat, agar bisa menggunakan ponsel resmi yang terjamin kualitas dan fungsinya.

“ Akan dilakukan secara otomatis menggunakan sistem, jadi tidak dilakukan sidak ke toko toko. Otomatis handphone tadi ketika IMEI nya tidak terdaftar pada sistem email nasional itu dia hanya sebagai penyimpan data, tapi tidak akan berfungsi sebagai telepon. Selama ini kita pakai untuk telepon internet dan seterusnya, jadi secara teknis menggunakan sistem otomatis dengan data base di Kemenperin kami yakin Penyeludupan handphone ilegal akan makin berkurang, bahkan hilang. Karena buat apa beli handphone selundupan, meskipun murah tapi tidak bisa dipakai.” Tutup Ferdinandus.

Hmmm...bikin bingung rencana mau ganti HP high end yang murah kaaan gaan?

LUCY OLOAN | BUDI RAHARJO

 

 

3

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments