hero
Proses pembuatan Pecel Pitik, kuliner Banyuwangi khas suku Osing. (instagram @yukbanyuwangi)

EDITOR : OCTOBRYAN

4 Desember 2019, 13:00 WIB

BANYUWANGI, INDONESIA

Banyuwangi kini menjadi salah satu destinasi yang paling diminati wisatawan. Bagaimana tidak, keindahan alam, keanekaragaman seni, dan budayanya membuat kawasan yang dijuluki 'Sunrise of Java' ini terus meningkat dari tahun ke tahun.

Wisatanya oke, tapi kalau lapar, jangan lupa mencicipi aneka kuliner khasnya ya. Ada beragam cita rasa makanan tradisional dari "Bumi Blambangan" yang wajib kamu coba. Ini dia lima rekomendasinya:


1. Rujak Soto

Rujak Soto khas Banyuwangi. (NET\Irez)

Sesuai namanya, kuliner khas Banyuwangi yang satu ini merupakan perpaduan antara dua makanan berbeda. rujak dan soto. Semangkuk rujak soto biasanya berisi lontong, timun, irisan daging atau babat, aneka sayuran, serta potongan tahu dan tempe. Semua bahan makanan tersebut kemudian disiram dengan kuah soto. Yang menarik, soto ini kemudian akan ditambahkan bumbu rujak yang terdiri dari gula merah, kacang tanah, pisang batu muda, petis, garam, dan cabai rawit. Perpaduan rasa soto dan rujak ini menghasilkan sensasi unik tersendiri.

2. Sego Tempong 

Kuliner Sego Tempong khas Banyuwangi wajib dicoba. (NET)

Sego Tempong cocok untuk anda pecinta kuliner pedas. Dalam bahasa Jawa, sego berarti nasi dan tempong berarti tempeleng atau tampar. Dinamakan seperti ini karena sambal segar super pedas yang tersaji dalam sepiring sego tempong terasa menampar penikmat kuliner. Sepiring sego tempong biasanya berisi nasi, sambal segar, tahu goreng, serta sayuran yang terdiri dari kol dan daun singkong rebus, serta timun dan dapat ditambahkan aneka lauk lain sesuai selera. 

3. Pecel Pitik

Pecel Pitik merupakan makanan adat suku Osing. (NET)

Menu ini merupakan menu turun-temurun alias makanan adat suku Osing, suku asli di Banyuwangi. Pecel pitik merupakan ayam kampung yang dicampur dengan parutan kelapa muda. Ayam yang digunakan merupakan ayam muda sehingga dagingnya masih empuk. Ayam dibakar sampai tingkat kematangan tertentu kemudian dipotong-potong dan diolah Bersama parutan kelapa muda dan kacang sangrai yang telah dibumbui dengan rempah-rempah. Namun, kuliner ini sulit ditemui di tempat makan umum karena biasanya suku Osing memasak makanan ini saat ada acara adat.

4. Sop Kesrut

Sop Kesrut khas suku Osing yang mulai langka. (instagram @deliciousbanyuwangi)

Kuliner suku Osing ini merupakan salah satu hidangan khas Banyuwangi yang mulai jarang ditemukan. Menu ini cocok bagi penikmat kuliner pedas, karena saking pedasnya dapat membuat hidung anda meler sampai kesrut-kesrut. Isinya sederhana, yakni balungan atau tulangan ayam kampung dengan kuah kaldu kental yang sudah dibumbui. Ciri khas rasanya gurih, pedas, serta sedikit asam karena tambahan belimbing wuluh.

5. Botok Tawon

Kuliner khas Banyuwangi Botok Tawon(Instagram @deliciousbanyuwangi)

Makanan tradisional khas Banyuwangi yang satu ini cukup ekstrim karena terbuat dari rumah tawon yang diolah secara khusus. Rumah tawon yang telah dipotong-potong dimasak dengan cara dimasukkan ke daun pisang, ditambahkan bumbu berupa cabai, gula merah, asam, tomat, dan bawang merah. Botok tawon ini memiliki paduan rasa unik gurih, manis, pedas, asam dan asin. Namun sayangnya kuliner ini sulit ditemui karena bahan dasar yang sulit didapatkan.

IREZ ANGGRAENI

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments