hero
(Istimewa)

EDITOR : SUWARDI ROSADI

4 Desember 2019, 11:30 WIB

MAKASSAR, INDONESIA

Video amatir yang merekam ibu rumah tangga melakukan tindak kekerasan terhadap seorang anak, diketahui terjadi di depan Mal Panakkukang, Kota Makassar pada Jumat, 29 November 2019.

Tampak dari layar, seorang perempuan turun dari motor kemudian meminta uang terhadap seorang anak. Usai meminta uang, perempuan tersebut  memukul korban hingga membuat korban lari ketakutan.

Tidak butuh waktu lama setelah video tersebut tersebar, pelaku ditangkap. Perempuan tersebut ternyata bernama Samina, sementara korban adalah anak kandungnya bernama  SR. Keduanya diamankan ke Polsek Panakkukang, Selasa, 03 Desember 2019. Selain memukul korban, pelaku juga diduga melakukan eksploitasi terhadap korban dengan cara menyuruh korban mengemis dengan modus jual tissu.

“Personel Polsek Panakukang telah mengamankan ibu yang viral di media sosial itu, diduga melakukan eksploitasi anak. Untuk perkembangan kasus ini, selanjutnya telah dilakukan koordinasi dengan pihak PPA Polrestabes Makassar.” Kata Ipda Robert Harianto Siga, Panit Resmob Polsek Panakkukang saat diwawancara NET di Polsek Panakukkang, Selasa, 03 Desember 2019.

Samina, pelaku paksa anak mengemis untuk arisan saat diinterogasi di Polsek Panakukkan, Selasa 03 Desember 2019 (NET/ Prayudha)

Saat diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya telah melakukan pemukulan terhadap korban SR. Pelaku berkilah, bahwa ia melakukan tindakan tersebut, lantaran korban membawa uang arisan yang ingin disetornya.

“Kejadiannya sore, dan saya tidak pukul. Anak saya sering di situ, saya titip itu uang arisan. Anak saya itu sering mengemis, dan iya tapi saya suruh jual tissu ji. Biasa saya larang tapi katanya cari uang jajan, dan atas kemauannya. Uang arisan saya itu saya cari, dan saya sudah ambil dari kantongnya dan uang itu sudah kurang.” Ucap Samina.

 

salah satu akun yang menyebarkan video ibu aniaya anak untuk dapat setoran adalah @makassar_info

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Seorang ibu memukuli anaknya, diduga anak ini disuruh ngemis tapi tak cukup setoran. . Lokasinya di pintu keluar Mall Panakukang Jalan Adyaksa Makassar.

http://news.netmedia.co.id/wp-content/uploads/2019/12/ARISAN4.jpg

A post shared by Makassar Info (@makasar_info) on

Korban diketahui masih berusia 9 tahun, dan masih duduk di bangku kelas tiga sekolah dasar. Untuk menghilangkan traumatik,  SR kini ditangani secara khusus di rumah penitipan anak Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Makassar.

“Kami sudah diserahkan anak ini dari Polsek, anak ini lagi trauma dengan kekerasan yang dia alami dari ibunya sendiri. Melihat kasus ini juga masuk dalam eksploitasi anak. Anak ini minimal mendapatkan uang Rp 50 ribu perharinya, untuk membayar arisan ibunya,” ungkap Makmur, Tim TRC P2TP2A Makassar saat dampingi korban SR.

Penangkapan pelaku aniaya anak yang viral di medsos oleh Polsek Panakukkang, Selasa, 3 Desember 2019 (NET/ Prayudha)

Pendampingan terhadap korban SR juga dilakukan oleh psikolog, untuk dilakukan konseling. Traumatiknya membuat korban tidak mau kembali ke rumah.

“Anak ini tidak mau pulang dulu ke rumahnya, dan ini sebenarnya perbuatan yang tidak dia inginkan, karena terkait kondisi orang tuanya dan tidak ada biaya untuk sekolah.” Imbuh Makmur.
 

PRAYUDHA

 

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments