hero
Ilustrasi Dokter THT. (PIXABAY)

EDITOR : OCTOBRYAN

3 Desember 2019, 20:00 WIB

INDONESIA

Sejatinya manusia itu memang suka korek-korek yah. Mulai dari mengorek masalah orang lain, mengorek luka lama, dan sampai mengorek telinga.

Ngomongin soal telinga, bagi banyak orang bisa menyenangkan dan dianggap menyehatkan karena banyaknya kotoran telinga yang keluar. Tapi ternyata, ada beberapa metode yang gak bagus untuk kesehatan. 

1. COTTON BUD

Ilustrasi Cotton Bud. (PIXABAY)

Kalau ada rasa gatal memang paling enak digaruk. Nah, kalau mau garuk di dalam kuping pakai apa? cotton budlah. Modelnya banyak, ukurannya pun beragam dari yag kecil sampai besar. Semuanya “menawarkan” kepuasaan menggaruk yang cepat dan rasa bersih telinga.

Tapi nih, menurut dokter tidak disarankan menggunakan cotton bud. Korek kuping ini rawan mendorong kotoran telinga ke bagian telinga lebih dalam. Ini bisa mengakibatkan penumpukan kotoran di dalam telinga sehingga menimbulkan rasa sakit dan kesulitan pendengaran.

Dalam publikasi riset Lee, Govindaraju, dan Hon Universitas Malaya yang berjudul Cotton bud and ear cleaning - A loose tip cotton bud?, penggunaan cotton bud cenderung berdampak buruk pada kesehatan telinga.

2. EAR CANDLE

Ilustrasi Ear Candle. (PIXABAY)

Opsi alternatif membersihkan telinga yaitu metode ear candle. Ehhh, tapi apakah aman? Coba kita cek. Lilin kuping itu adalah jenis lilin khusus yang terbuat dari linen berlapis sarang tawon parafin, atau kombinasi keduanya. Ear candle ini berukuran 20 cm berongga berbentuk kerucut.

Alat ini biasa digunakan terapis di klinik-klinik, dan dijual bebas loh. Sayangnya, sampai saat ini belum ada laporan ataupun penelitian yang mengungkapkan bahwa ear candle efektif membersihkan kotoran telinga.

Dalam publikasi kesehatan THT healthline.com, ear candle rawan menyebabkan ganguan kesehatan pendengaran. Mulai dari penyumbatan telinga oleh lelehan lilin, kerusakan lubang telinga, masuknya abu ke dalam telinga, luka bakar di bagian dalam telinga, bahkan sampai hilangnya pendengaran! Bayangkan lelehan lilin mengerasa di dalam kuping, mampet.

Jadi aman kah pake ear candle? Kalau menurut persepsi kesehatan, terapi ini lebih banyak mudhorat-nya meski memberikan perasaan nyaman.

(BACA JUGAAwas! Gara-gara Ini Kamu Bisa Kehilangan Pendengaran Dini) 

Well, masalah kuping ini memang sering kita remehin. Gak perlu berlebihan untuk membersihkannya. Telingamu bisa membersihkan dirinya sendiri tanpa harus kamu korek-korek lebih dalam.

Jika perlu sempatkan diri minimal setahun sekali untuk memeriksa telinga ke Dokter THT. Gak mahal kok, biayanya berkisar Rp 200.000 - Rp 300.000 di rumah sakit kelas B di Jakarta.

ARIS SATYA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments