hero
(NETZ)

EDITOR : ALBERT SUMILAT

2 Desember 2019, 15:30 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Entah apa yang ada dalam benak Mukhlis, kakek pengemis berusia 65 tahun ini saat dicokok oleh petugas dari Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan di kawasan Petukangan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat malam, 29 November 2019 lalu. Dari tangannya petugas menemukan uang tunai sebesar Rp182 juta dalam pecahan 100 ribu, dan 50 ribu. Mukhlis terjaring razia Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang dilaksanakan oleh tim Sudin Sosial Jakarta Selatan di sejumlah titik seperti Gandaria, Kebayoran, Pejaten, Mampang Prapatan dan Pasar Minggu.

Uang tunai pecahan 100 ribuan yang ditemukan di dalam tas ransel kakek Mukhlis oleh petugas Sudin Sosial Jakarta Selatan saat razia PMKS di kawasan Petukangan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (29/11). (NETZ/ Octa Barry)

Kakek yang mengaku berasal dari Sumatera Barat ini ditangkap di halaman sebuah bank di kawasan Kebayoran Lama tanpa perlawanan setelah bersembunyi menghindari kejaran petugas. Pasca digeledah, petugas menemukan bungkusan uang tunai yang ia simpan di dalam tas ransel yang selalu ia bawa setiap mengemis di pertokoan di kawasan Petukangan, Kebayoran Lama. 

Selidik punya selidik, penangkapan terhadap kakek Mukhlis yang berdomisili di Ciputat, Tangerang Selatan ini bukan yang pertama kali oleh petugas.  Pada tahun 2017 silam, petugas Sudin Sosial Jakarta Selatan menjaring kakek Mukhlis untuk pertama kalinya di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan.

Petualangan Kakek Mukhlis di jalanan Jakarta berakhir di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1, Kedoya, Jakarta Barat. (NETZ/Octa Barry)

"waktu (kita tangkap) itu dia punya uang kurang lebih Rp 90 juta", ujar Pelaksana tugas (Plt) Kepala Suku Dinas Sosial Kota Administrasi Jakarta Selatan, Mursidin di Kantor Sudin Sosial Jakarta Selatan, Sabtu, 30 November 2019.

Ia menambahkan bahwa pembinaan terhadap kakek Mukhlis saat ini sudah dilakukan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1 di Kedoya, Jakarta Barat. Petugas akan mengembalikan semua uang yang ditemukan kepada kakek Mukhlis jika pria paruh baya ini sudah dijemput anggota keluarganya dari Panti Sosial, dan menurut rencana Kakek Mukhlis juga akan dipulangkan ke kampung halamannya di Padang, Sumatera Barat.

Kakek Mukhlis (baju hijau) kini berada di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1 di Kedoya, Jakarta Barat untuk dilakukan pembinaan sembari menunggu anggota keluarganya datang menjemput. (NETZ/Octa Barry)

Jelang hari besar keagamaan jumlah pengemis dan penyandang masalah kesejahteraan sosial di Jakarta dan kota-kota besar lain di Indonesia meningkat. Untuk itu masyarakat perlu diingatkan agar tidak memberikan sumbangan apa pun di jalan karena akan mengundang para PMKS untuk terus turun ke jalan. 

OCTA BARRY

2

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments