EDITOR : OCTOBRYAN

2 Desember 2019, 17:05 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Perkembangan mode dan gaya hidup di Indonesia tumbuh pesat, termasuk didalamnya ialah industri fesyen hijab. Hal ini tidak terlepas Indonesia sebagai negara penduduk muslim terbesar dan kaum wanita yang telah menjadikan hijab sebagai gaya hidup.

Hal tersebut tentu saja menjadi peluang bagi para desainer untuk mengasah kreatifitas dalam menciptakan tren gaya baru busana muslimah di Indonesia.

Beberapa model memperagakan hijab buatan peserta kompetisi Coffeetone X You. (NET\Algadri)

Ihwal inilah yang melatarbelakangi digelarnya kompetisi pencarian bakat untuk desain corak hijab bertajuk Coffeetone X You. Wadah ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi seorang desainer guna mengasah kemampuan dan uji karya dalam sebuah kompetisi.

Arviani Manahera, Brand Manager ABC White Instan mengatakan acara ini berawal dari kontes Outfit of The Day di tahun 2016 dengan menggandeng desainer ternama, Dian Pelangi. Karena minat masyarakat yang baik, maka kompetisi berlanjut di tahun-tahun berikutnya dengan konsep kompetisi sketsa fesyen.

Beberapa hijab karya peserta Coffeetone X You dipamerkan oleh model. (NET\Algadri)

“Tahun ini kita fokus corak dari hijab itu sendiri saja, itu yang kita refresh dari gelaran sebelumnya,” kata Arviani di Mal Kota Kasablanka kepada NET.Z, Sabtu 30 November 2019.

Arviani menjelaskan, tidak hanya tema lomba. Kali ini pihaknya menambah dua dewan juri yaitu Mega Iskanti yang merupakan sosok model muslimah inspiratif yang juga memiliki fashion line-nya sendiri. Dan juga Chikita Fawzi, artis yang juga aktif sebagai ilustrator.

"Kita mau mewakili konsumen melalui hijabers dan selebgram terkenal agar bisa melengkapi penilaian lomba ini,” tambah Arviani.

Dewan juri dan pemenang kompetisi Coffeetone X You. (NET\Algadri)

Sementara itu, Dian Pelangi sebagai tutor utama dari ABC Coffeetone 2019 mengungkapkan hijab adalah identitas penting bagi wanita muslim. Dirinya merasa tertantang dalam memilih pemenang sebab kreatifitas peserta tiap tahun makin meningkat.

"Kita ingin hijab itu sendiri sebagai identitas seorang muslim, makanya kita highlight dan challenge para peserta untuk membuat motif hijab yang targetnya lebih luas," ujar Dian.

Harapan Dian Pelangi kemudian terwujud dengan terpilihnya tiga pemenang Coffeetone X YOU 2019. Ikon mode hijab ini mengatakan, Panitia setidaknya harus mengkurasi lebih dari lebih 2.300 karya orisinal para desainer hijab.

"Kalau tahun sebelumnya lebih fokus ke desain, tahun ini lebih ke motif hijab," jelas Dian.

Salah satu peserta asal Jakarta bernama Vivi Wijayanti Wulandari tidak menyangka dirinya akan menang kompetisi tersebut. Ia menyebut salah satu inspirasi karyanya adalah perbedaan corak desain hijab.

(BACA JUGA: Tren Modest Streetwear di JFW 2020, IKYK Bikin Pengguna Hijab Makin Bebas Berekspresi)

"Baru pertama kali ikut kompetisi seperti ini, tantangannya bagaimana bisa bikin patern motif biar beda. Jadi orang itu terlihat beda, biar bisa eye catching walaupun semua warnanya sama," ungkap Vivi. 

ABC Kopi tidak hentinya melakukan inovasi dengan tema Wanita Indonesia. Fesyen busana muslimah bisa menjadi tren tersendiri bahkan beberapa karya desainer Indonesia bisa tampil dalam pameran busana dunia.

LUCY OLOAN | MUHAMMAD ALGADRI

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments