hero
Ryan Cahyadi, Cosplay Indonesia dalam balutan kostum Sasuke Uchiha dalam Anime Naruto. (Instagram @cyd_cosplay.id

EDITOR : OCTOBRYAN

2 Desember 2019, 15:00 WIB

INDONESIA

Siapa yang waktu kecil dulu suka menonton kartun, film, atau bermain gim? Mungkin sebagian dari kamu masih ada yang melakukannya hingga sekarang. Tidak hanya jadi hobi, kamu juga pasti memiliki tokoh favorit dan ingin mewujudkan mereka di dunia nyata.

Salah satu caranya dengan membuat kostum yang semirip mungkin dengan tokoh aslinya, atau biasa kita kenal dengan nama cosplay. Budaya ini awalnya berasal dari barat saat merayakan hari besar seperti Paskah dan Halloween. Saat merayakannya, orang-orang tersebut memakai kostum tertentu. 

 

Tradisi ini akhirnya sampai di Jepang sekitar tahun 70-an hingga diadakan peragaan cosplay pertama di Ashinoko, Prefektur Kanagawa dalam pesta topeng Nihon SF Taikai ke-17 tahun 1978.  

Budaya cosplay di Indonesia mulai berkembang sekitar tahun 2000-an. Saat itu, sekelompok remaja Bandung mulai populerkan gaya Harajuku ke masyarakat. Lambat laun mulai muncul genre-genre cosplay baru yang mengadaptasi tokoh anime, komik, gim, superhero, dan lain sebagainya.

Ryan Cahyadi, Cosplay Indonesia dalam balutan kostum Sasuke Uchiha dalam Anime Naruto. (Instagram @cyd_cosplay.id

Dari sekian banyak pecintanya, ada satu cosplayer Indonesia yang terkenal melegenda. Rian Cahyadi namanya. Meski sempat ditentang orang tua, anak muda 27 tahun ini tidak pernah berhenti mengejar asa demi jadi cosplayer dunia.

Demi tekadnya itu, tak jarang Ryan membuat sendiri kostumnya. Pengerjaan satu kostum bisa selama dua minggu. Bukan hanya kostumnya, menjiwai karakter yang kita tiru juga jadi tantangan sendiri, karena kadang sifatnya berbanding terbalik dengan sifat asli kita, mau nggak mau ya harus memaksakan diri.

(BACA JUGA: Komunitas 501st Legion, Surganya Pencinta Star Wars)

“Temen-temen yang mau ikut cosplay, jangan takut mencoba. Pada dasarnya kan saya juga bukan cosplayer, dan saya mencoba untuk jadi cosplayer dan akhirnya keterusan sampai sekarang, dan juga dapat mendapatkan prestasi. Jadi intinya jangan takut untuk mencoba.” ujar Rian, dikutip dari nipponclub.net.

 

Berkat kegigihannya, Rian berhasil memperoleh penghargaan Internasional, yaitu Juara 1 di Anima Festival Asia 2013 di Singapura, Juara 1 World Cosplay Submit 2016 di Jepang, dan terakhir juara 1 di MAGIC Cosplay Master Monaco Competition 2019 di Monako. 

Tujuh tahun mengenyam dunia cosplay bikin Rian sadar bahwa Indonesia sebenarnya punya banyak potensi, khususnya di bidang kreatif. Buat generasi muda yang mau mengukir prestasi, pesan dari Rian, berkaryalah dengan maksimal. Cosplay pun juga harus maksimal, jangan setengah-setengah.

Bagaimana, kamu tertarik mencobanya? 

NUGRAHANTO MARGO

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments