hero
Ilustrasi pelajar hormat bendera (ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah)

EDITOR : SUWARDI ROSADI

28 November 2019, 20:00 WIB

BATAM, INDONESIA

Dua siswa SMP Negeri 21 Batam, Kepulauan Riau dipecat dari sekolah karena tidak mau hormat bendera merah putih dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Keputusan ini diambil setelah melalui rapat antara pihak sekolah dengan Kepolisian, TNI dan Dinas Pendidikan Kota Batam.

Pihak sekolah SMPN 21 Sagulung bersama TNI dan Polri setelah rapat di Sagulung, Kota Batam, Kepri, Rabu 27 November 2019 (NET/ Petrus Turnip) 

Tindakan tidak mau hormat kepada bendera merah putih dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya ini dinilai sebagai bentuk perlawanan, terhadap aturan berkebangsaan dan berkewarganegaraan.
“Tindakan tegas ini kita ambil untuk pembelajaran, agar siswa taat aturan berkebangsaan dan berkewarga negaraan. Sebelum kita keluarkan, kita sudah lakukan pembinaan baik kepada siswa maupun orang tuanya.” Ujar Hendri Arulan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam saat diwawancarai NET, Rabu 27 November 2019.

Kasus ini disorot Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kepulauan Riau, kedua anak yang dipecat itu akan dipanggil pihak komisi untuk kembali dilakukan pembinaan.
“Kita akan panggil siswa dan juga orang tuanya, kita lakukan pembinaan tentang pendidikan berkebangsaan dan berkewarga negaran,” ucap Heri, Anggota KPPAD Kepri kepada NET.

KPPAD Kepri akan menjadi fasilitator agar kedua pelajar yang dipecat bisa diikut sertakan di paket pendidikan non formal.
 

PETRUS TURNIP
 

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments