hero
(Dok. BNN)

EDITOR : ANDI LALAN

28 November 2019, 18:10 WIB

TASIKMALAYA, INDONESIA

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Direktorat Narkoba Bareskrim Polri menggerebek pabrik narkotika di kawasan Gunung Gede, Tasikmalaya, Jawa Barat. Untuk mengelabui petugas, produksi narkotika jenis pil PCC (Paracetamol Cafein Carisprodol disamarkan sebagai tempat pembuat sumpit atau copstick.

Menurut Deputi Pemberatasan BNN Irjen Pol Arman Depari, saat digerebek ada sembilan terduga pelaku yang diringkus petugas. Dari lokasi kejadian, tim gabungan mendapatkan 2 juta butir pil PCC siap edar, bahan baku yang disimpan dalam karung, tiga mesin cetak pil, serta oven.

Pabrik narkoba Tasikmalaya digerebek BNN. (Dok.BNN)  

Kasus ini terungkap pada Senin 25 November 2019, setelah tim mengikuti kendaraan yang membawa pil pcc  ke daerah Purwokerto, Jawa Tengah. Saat disergap pelaku menunjukan gudang yang berisi 42 dus pil PCC  yang rencananya akan dikirim ke Kalimantan melalui Surabaya.

Baca juga: 

Ratusan KK di Garut Buang Tinja ke Selokan
Satpol PP Tertibkan PKL Trotoar

etelah kita telusuri sumbernya ternyata berada di daerah Tasikmalaya. Hasilnya banyak sekali barang bukti yang mengandung narkotika. Dalam sehari, pabrik yang sudah beroperasi setahun terakhir ini mampu memproduksi sebanyak 120 ribu butir PCC.

Bahan baku dan mesin pembuat pil PCC. (Dok.BNN)

BNN memastikan para pelaku masuk dalam jaringan narkoba internasional dengan indikasi bahan baku pembuatan PCC berasal dari luar negeri. Selain itu proses cetak dan pengemasan juga dilakukan di lokasi untuk kemudian diedarkan ke wilayah Indonesia

BUDHY PARDIANA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments