hero
Staf khusus Presiden Joko Widodo yang baru dari kalangan milenial (kiri ke kanan) CEO Amartha, Andi Taufan Garuda Putra, Perumus Gerakan Sabang Merauke Ayu Kartika Dewi, Pendiri Ruang Guru Adamas Belv

EDITOR : OCTOBRYAN

22 November 2019, 19:00 WIB

INDONESIA

Presiden Joko Widodo umumkan 7 Staff Khusus barunya di Istana Kepresidenan, Kamis 21 November 2019. Anak muda berprestasi ini berhasil memikat hati Presiden Jokowi untuk membantunya dalam berbagai tugas strategis nasional 

Kita intip yuk profil dan isi postingan Instagram mereka. Siapa tau bisa jadi inspirasi buat kita.

1. Adamas Belva Syah Devara

Belva, pemuda kelahiran jakarta 30 Mei 1990 ini terkenal sebagai Founder dan juga CEO Ruang Guru. Pemilik akun instagram @belvadevara sudah diikuti 259K Followers. Sebagai milenial, perjalanan pendidikan Belva ini sangat advance. Dia menempuh pendidikan di Nanyang Technological University Singapura dan lulus dengan double degree, Bisnis dan Ilmu Komputer. Tidak berhenti disitu, ia pun melanjutkan pendidikan di Stanford University, California, AS dan mendapat gelar MBA. Belva pun menyandang gelar MPA dari Harvard University. Plus ia pun terdaftar di Departement of Urban Studies and Planning di MIT.

Well, Belva sebagai milenial kemampuannya diakui dunia. Penghargaan yang dia dapat berderet, diantaranya Promising Southeast Asian Entrepreneurs Under 30 Tahun 2016 dari Tech In Asia, Forbes 30 Under 30 pada 2017. Pada 2018, dia mendapatkan penghargaan ASEAN 40 Under 40 dan dinyatakan sebagai satu dari 40 orang berpengaruh di bawah usia 40 tahun di ASEAN. Dia juga menyabet penghargaan 40 Under 40, The Vanguards tahun 2018 dari Prestige Magazine, karena dianggap sebagai perintis teknologi di Indonesia.

Instagram @belvadevara

2. Putri Indahsari Tanjung 

Putri Indahsari Tanjung adalah CEO dan Founder CreativePreneur Event. Akun Instagramnya, @putri_tanjung di ikuti 467K followers. Putri sulung Chairul Tanjung ini aktif menjadi seorang event organizer yang acaranya bertujuan menghibur dan menginspirasi anak muda. Putri adalah lulusan Academy of Art University San Fransisco. Gadis kelahiran 22 September 1996 ini menjadi staff khusus presiden termuda.

Sebagai anak konglomerat, putri adalah sosok yag tertarik dengan enterpreneur, meski ia mengaku lemah soal matematika. Dalam salah satu unggahan video di kanal youtube Raditya Dika, Putri menceritakan jika ia dididik menjadi mandiri sejak kecil.

Instagram @putri_tanjung

 3. Andi Taufan Garuda Putra

Taufan ialah Founder dan CEO Amartha. Di usia 32 tahun ia sukses menjalankan lembaga keuangan mikro. Akun twitternya, @GarudaPutra banyak mengulas soal bisnis dan diikuti oleh 897 followers. Andi adalah lulusan Manajemen Bisnis ITB. Ia kemudian melanjutkan pendidikannya ke Harvard Kennedy School dengan gelar Master of Public Administration.

Andi pun pernah bekerja di perusahaan teknologi terkemuka IBM. Setelah resign dari IBM, andi kemudian mengembangkan lembaga keuangan mikro Amartha. Lembaga keuangan mikro modern ini bertujuan menjadi penangkis rentenir bagi golongan menengah bawah.

Kontribusinya di dunia teknologi dan keuangan diakui di Indonesia. Beragam penghargaan seperti Finalis Indonesia MDGs Awards, Finalis IPA Social Innovations and Enterpreneurship (Solve) Award, Penerima SATU Indonesia Award, Finalis Global Entrepreneurship Program Indonesia (GEPI), Penerima Ashoka Young Change Makers Awards, dan Muda Berkarya.

Twitter @GarudaPutra

4. Ayu Kartika Dewi

Lahir di Banjarmasin 36 tahun yang lalu, Ayu adalah lulusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga. Ayu adalah mahasiswi Berprestasi Peringkat Pertama FE Unair 2 tahun berturut-turut, dan peringkat 4 se-Unair pada 2003. Pemilik akun instagram @ayukartikadewi dengan 11,6K followers ini adalah penerima beasiswa Fullbright di Duke University dengan gelar MBA.

Ayu adalah sosok yang pernah aktif di Program Indonesia Mengajar angkatan pertama yang mengajar di Maluku Utara. Di 2013, Ayu mendirikan Sabang-Merauke yang menjadi program pertukaran pelajar antar daerah di Indonesia untuk menanamkan toleransi dan keindonesiaan. 

Ia pun berpengalaman sebagai Consumer Insight Manager di P&G Singapura dan menjadi konsultan di McKinsey. Ia juga berpengalaman bekerja di birokrasi, Ayu pernah menjadi Staf Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahya Purnaha di 2015 dan staf Unit Kerja Presiden 4. 

Instagram @ayukartikadewi

5. Gracia Billy Mambrasar

Asal Serui, Kepulauan Yapen Papua, Gracia Billy Yosaphat Y Mambrasar adalah pendiri Yayasan Kitong.  Yayasan ini aktif membantu pendidikan anak-anak Papua kurang mampu. Dari 9 pusat belajar Kitong Bisa, 1100 anak sudah berhasil menempuh pendidikan tinggi di kampus ternama dunia.

Pemilik akun ig @billymambrasar yang diikuti 6905 followers ini adalah lulusan Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan ITB. Ia kemudian melanjutkan pendidikan ke Australian National University dan menyabet gelar MBA, sekaligus mendapatkan gelar MSc dari tesis keberlanjutan sosial dalam proyek Liquid Natural Gas.

Pemuda 30 tahun ini pernah bekerja di salah satu perusahaan minyak asal Inggris. Billy pun menjadi direktur PT Papua Muda Inspiratif dan duta Pembangunan Berkelanjutan Indonesia.

Instagram @Billymambrasar

6. Angkie Yudistia

Pemudi kelahiran Medan 5 juni 1987 ini adalah CEO Thisable Enterprise. Pemilik akun instagram @angkie.yudistia yang sudah diikuti 41,4K followers ini, adalah sosok yang sangat aktif membantu kaum difabel.

Meski Tuna Rungu, penyabet gelar Master dari London School of Public Relation ini pernah bekerja di IBM Indonesia dan Geo Link Nusantara. Ia kemudian memutuskan "hijrah" untuk membangun Thiasble yang memberdayakan kaum difable dan menyalurkannya ke dunia ekonomi kreatif.

Instagram @angkie.yudistia

 

7. Aminuddin Ma'ruf

Lahir 27 Juli 1986, Amin adalah Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia 2014 - 2016. Ia merupakan santri milenial yang berhasil membuat inovasi kaderisasi PB PMII. Amin menyelesaikan pendidikan sarjananya di UNJ dan merampungkan studi pasca sarjana di Trisakti.

Pemilik akun instagram @amaruf27 yang sudah diikuti 9524 followers ini juga pernah aktif di masa kampanye pilpres 2019. Amin menjadi Sekertaris Jenderal Solidaritas Ulama Muda Jokowi. Sosok amin menjadi jembatan bagi Jokowi untuk masuk ke dalam pesantren. 

Sebagai Nahdliyin muda, Amin ditugaskan berkeliling pesantren menjaring talenta muda dan gagasan baru yang masih belum keluar dari pesantren.

Instagram @amaruf27

Presiden Joko Widodo kini memiliki 14 Staf Khusus, 7 dari kalangan old school dan 7 dari milenial. Dengan jabatan yang dekat dengan presiden, para staf khusus ini akan mendapatkan gaji sebesar 51 Juta rupiah. Besaran ini sudah diatur dalam Perpres Nomor 144 Tahun 2015, tentang besaran Hak Keuangan Bagi Staf Khusus Presiden, Wakil Presiden, Wakil Sekretaris Pembantu Presiden, Asisten dan Pembantu Presiden. 

Presiden Joko Widodo (keempat kiri) bersama staf khusus yang baru dari kalangan milenial (kiri ke kanan) CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra, Perumus Gerakan Sabang Merauke Ayu Kartika Dewi, Pendiri Ruang Guru Adamas Belva Syah Devara, Peraih beasiswa kuliah di Oxford Billy Gracia Yosaphat Mambrasar, CEO dan Founder Creativepreneur Putri Indahsari Tanjung, Pendiri Thisable Enterprise Angkie Yudistia dan Mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia/PMII Aminuddin Ma'ruf ketika diperkenalkan di halaman tengah Istana Merdeka Jakarta. Ketujuh stafsus milenial tersebut mendapat tugas untuk memberi gagasan serta mengembangkan inovasi-inovasi di berbagai bidang. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro)

Akan tetapi, para staf khusus ini tidak akan mendapatkan kendaraan dan rumah dinas. Masa bakti staf khusus presiden adalah selama presiden saat ini menjabat. Akan tetapi, tupoksi untuk 7 Stafsus milenial ini masih menunggu Keppres. Hal ini karena Jokowi ingin mereka bekerja tanpa bidang tugas dan bekerja barengan, seperti yang disampaikan di istana saat mengumumkan nama staf khusus baru. Kira kira akan se-milenial apa ya dampaknya?

Kita tunggu saja.

ARIS SATYA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments