hero
Imah Wahyuni ditangkap Satnarkoba Polres Barelang, Kepulauan Riau usai membawa 3,1 kg sabu

EDITOR : OCTOBRYAN

21 November 2019, 11:35 WIB

BATAM, INDONESIA

Tergiur upah puluhan juta rupiah, seorang ibu rumah tangga ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Balerang, Kepulauan Riau, karena menjadi kurir sabu seberat 3,1 kilogram dari Malaysia.

Kepala Kepolisian Resort Balerang, Ajun Komisaris Besar Prasetyo Purboyo mengatakan, narkoba asal Negeri Jiran ini masuk ke Batam melalui pelabuhan tikus di Kawasan Tanjung Sekuang. Jaringan peredaran sabu lintas negara ini diduga dikendalikan seorang warga Batam yang saat ini masih dalam pengejaran.

Imah Wahyuni ditangkap Satnarkoba Polres Barelang, Kepulauan Riau karena kedapatan menjadi kurir narkoba 3,1 KG. (NET\Petrus)

"Wanita itu adalah kurir narkoba internasional," ujarnya kepada NET.Z di Mapolres Barelang, Selasa, 19 November 2019.

Dalam modusnya, lanjut Prasetyo, perempuan bernama Imah Wahyuni ini menyembunyikan tiga plastik besar sabu di dalam tas yang dibawanya. Namun, upaya itu digagalkan petugas.

Dari hasil pemeriksaan, perempuan beranak dua itu mengaku nekat menerima order menjemput narkoba dari Batam karena kebutuhan rumah tangga.

Sabu seberat 3,1 KG yang disembunyikan pelaku di dalam tas. (NET\Petrus) 

"Upahnya Rp 50 juta sekali jalan dan barangnya untuk diedarkan kembali di Jakarta, " tambah Prasetyo.

Tidak hanya Imah, Polisi juga menangkap dua kurir lain bernama Nur Syawal dengan barang bukti 950 butir ekstasi merek Hello Kitty warna kuning dan Fadhil dengan barang bukti ekstasi 940 butir warna ungu. Para tersangka berniat membawa ekstasi ini untuk diedarkan di wilayah Sulawesi.

Ribuan barang bukti butir ekstasi yang disita polisi dari dua kurir narkoba yang ditangkap. (NET\Petrus)

"Kami tangkap di salah satu hotel di Kawasan Nagoya. Tiga tersangka ini diduga masih satu jaringan" tambahnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya para pelaku dikenakan pasal 114 ayat (2) jo pasal 112 ayat (2) UU RI NO 35 thn 2009 tentang narkotika dan pil ekstasi Pasal 112 ayat (2) jo pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 (1) UU RI NO 35 thn 2009 tentang narkotika dengan ancaman 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara.

PETRUS TURNIP 

3

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments