EDITOR : OCTOBRYAN

20 November 2019, 14:00 WIB

SUMATERA BARAT, INDONESIA

Dewi Suryani, warga Seberang Palinggam, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumatera Barat hanya bisa menangis memandang jenazah anaknya yang bernama Ramadhan Khalif Putra.

Bayi lelaki berusia 6 bulan itu meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Pusat Dr M. Djamil, Padang, setelah berjuang selama 5 hari melawan penyakit kelenjar getah bening.

Sejumlah pengemudi ojek daring membawa pulang jasad Ramadhan Khalid dari RSUP Dr M. Djamil, Padang, Sumatera Barat. (NET\RIO MAI)

Biaya pengobatan Khalif lumayan besar bagi Dewi. Penghasilan suaminya yang berprofesi sebagai pengemudi ojek daring tidak cukup untuk melunasi uang Rp 24 juta rupiah yang ditagihkan pihak rumah sakit. Maklum saja, selama dirawat, bayi Khalif tidak menggunakan BPJS.

Dewi pun gulana karena pihak rumah sakit tidak kunjung memperbolehkan jasad Khalif dibawa pulang ke rumah.

"Kendala tadi tidak bisa pulang karena biaya administrasi. Khalif meninggal jam 9 pagi dan habis dzuhur belum ada kepastian pulang," ujar Dewi ketika diwawancarai NET.Z Selasa, 19 November 2019.

Instalasi Gawat Darurat RSUP Dr M. Djamil, Padang, Sumatera Barat. (NET\RIO MAI) 

Kabar meninggalnya Khalif sontak menyulut aksi solidaritas pengemudi ojek daring lain di Padang. Mereka kemudian beramai-ramai mendatangi RSUP Dr M. Djamil untuk nekat membawa pulang paksa jasad bayi malang tersebut.

Dewi sebenarnya berniat melunasi biaya perawatan, ia pun mengajukan surat penangguhan hutang kepada pihak rumah sakit dan menyelesaikan urusan administrasi lainnya.

"Tim ojek daring geram melihat rumah sakit, kemudian langsung bawa pulang Khalif," lanjut Dewi.

Jasad Muhammad Khalif saat disemayamkan di rumah duka. (NET\RIO MAI)

Sementara itu, pihak Manajemen RSUP Dr M. Djamil membantah jika menahan kepulangan jasad Khalif karena persoalan biaya. 

"Pihak keluarga tengah mengurus urusan administrasi pemulangan jenazah. Administrasi di sini bukan permasalahan uang, namun lebih kepada pengurusan surat menyuratnya," ujar Humas RSUP Dr M. Djamil Gustafianof kepada NET.Z.

Keluarga Dewi Suryani mengajukan surat administasi penyelesaian biaya perawatan Ramadhan Khalif. (NET\RIO MAI)

Ia menjelaskan, pihak rumah sakit akan memberi toleransi kepada keluarga pasien yang kurang mampu dengan memberikan beberapa jaminan.

"Yang perlu jaminan KTP untuk administrasi karena ini rumah sakit negara. Sebenarnya proses sangat cepat sekali," ungkapnya.

RIO MAI PUTRA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments