hero
(INSTAGRAM/ i.k.r.i.a)

EDITOR : RIKHA INDRIASWARI

15 Oktober 2019, 14:52 WIB

INDONESIA

Pernah dengar istilah Cross Hijaber? Ya, fenomena ini tengah hangat diperbincangkan di jagat maya. Cross Hijaber sendiri adalah komunitas yang isinya pria-pria berpenampilan layaknya wanita berhijab.

Mereka mengenakan baju muslim panjang dan lebar, seperti model syar’i. Dan bahkan dilengkapi dengan cadar.

Bahkan, Ketua Umum Hijabers Community, Putri Diandari mengaku ada seseorang yang mengontak dirinya melalui akun media sosial. Mengatakan ingin ikut menjadi anggota komunitas cabang Bogor. Namun, setelah dilakukan pengecekan ternyata orang tersebut bukanlah perempuan.

“Karena Hijabers Community ini memiliki cabang di kota di Indonesia, salah satu cabangnya di Bogor pernah di-direct message di Instagram. Oknum ini yang mengaku dia perempuan ingin menjadi member di komunitas kami di Bogor. Tapi setelah dicek akunnya ternyata dia itu adalah laki-laki. Jadi itu benar-benar membuat kami kaget,” ungkap Putri saat ditemui tim NET.Z, Jakarta, Selasa (15/10/19).

Diketahui sebelumnya, telah viral salah satu unggahan Instagram Story milik anggota Cross Hijaber. Terlihat pria tersebut mengenakan busana gamis dan hijab syar’i duduk di antara saf perempuan.

Instagram Story yang diunggah oleh salah satu pelaku Cross Hijaber. (INSTAGRAM/ i.k.r.i.a)

“Sesungguhnya aku melihat dan mendengar apa yang kau kerjakan dan doa yang kau panjatkan pada sepertiga malam,” tulis seorang pemilik akun tersebut di Instagram Storynya.

Dari sejumlah unggahan foto lainnya yang berhasil di-capture, menunjukkan keberadaan mereka yang berlokasi di Bandung.

Sekretaris MUI Jawa Barat, Rafani Akhyar mengungkapkan pihaknya belum mendapati laporan mengenai fenomena ini. Namu isu tersebut sudah sangat ramai dan dikhawatirkan memiliki motif kriminal hingga seksual.

Cross Hijaber, komunitas yang berisi pria-pria berhijab bahkan dilengkapi dengan cadar menutupi wajah. (INSTAGRAM/ i.k.r.i.a)

“Laki-laki menggunakan pakaian wanita terlarang di dalam agama dan patut dipertanyakan. Mengimbau masyasrakat dan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) untuk mewaspadai terjadinya penyusup laki-laki mengenakan hijab,” ujar Rafani, Bandung, Senin (14/10/19).

Lebih lanjut Rafani menambahkan, jika menemukan seorang pria yang mengenakan pakaian muslimah di masjid. Petugas DKM dapat mendatangi oknum tersebut untuk memintai keterangan mengenai motifasi dan maksud mereka berpenampilan seperti muslimah, apa lagi jika sampai ikut salat di saf wanita.

IQWAN SABBA| NADIA SOEKARNO

14

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments