hero
(ANTARA)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

24 September 2019, 10:50 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Presiden Joko Widodo menyebut kerusuhan yang terjadi di Wamena, Papua, dipicu oleh adanya hoaks. Jokowi menghimbau agar masyarakat Papua tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh kabar bohong. 

Hal ini disampaikan Jokowi di Istana Merdeka, Senin 23 September 2019, usai mengadakan rapat terbatas dengan sejumlah pejabat terkait yaitu Menkopolhukam Wiranto, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian, serta Kepala BIN Budi Gunawan.

Warga mengungsi di Mapolres Jayawijaya saat terjadi aksi unjuk rasa yang berakhir rusuh di Wamena, Jayawijaya, Papua, Senin (23/9/2019). (ANTARA FOTO/Marius Wonyewun)

Jokowi menekankan agar masyarakat Papua tidak cepat terprovokasi dengan berita yang belum jelas kebenarannya karena hal ini dapat mengganggu stabilitas keamanan dan politik. “Saya meminta agar masyarakat setiap mendengar, setiap melihat di media sosial, di-kroscek dulu, dicek terlebih dahulu. Jangan langsung dipercaya karena itu akan mengganggu stabilitas keamanan dan politik di setiap wilayah dan sekali lagi jangan sampai fasilitas umum dirusak,” papar Jokowi.

Senin pagi, kerusuhan pecah di Wamena, sejumlah gedung dibakar dan kantor bupati dilempari batu. Menurut Kapolda Papua Irjen Rudolf A Rodja, aksi anarkis di Wamena dipicu kabar hoaks yang berisi seorang guru mengeluarkan kata-kata rasis di sekolah.

TIFFANY ALHAMID

2

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments