hero

EDITOR : DIAN KENCANA DEWI

23 September 2019, 20:00 WIB

BANTEN, INDONESIA

Setelah viral di media sosial, objek wisata negeri di atas awan Gunung Luhur di Desa Citorek, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, mulai ramai dikunjungi oleh wisatawan. Para wisatawan dari berbagai macam daerah datang hanya untuk menikmati pesona hamparan awan dari atas gunung.

Pengelola tempat wisata negeri di atas awan, Sukmadi, mengatakan jumlah pengunjung akhir pekan ini melebihi kunjungan pada pekan-pekan sebelumnya. Tak tanggung-tanggung, jumlah wisatawan yang datang akhir pekan bisa mencapai 30 ribu orang, bahkan kemacetan pun terjadi hingga 7 kilometer.

Suasana akses menuju lokasi negeri di atas awan Lebak, Banten akhir pekan kemarin. (Instagram/@inforangkasbitung)

Sukmadi juga mengatakan bahwa para pengelola wisata memerlukan waktu 6 jam untuk mengurai kemacetan. Tak hanya wisatawan sekitar Lebak Banten saja yang datang, tetapi banyak banyak pula yang datang dari kota lain seperti Bogor dan Jabodetabek.

Untuk menikmati keindahan hamparan awan, sebaiknya datang pada pukul 05.00 hingga 08.00 WIB. Karena pada waktu ini, biasanya awan masih menggumpal di sekitar puncak gunung sehingga memungkinkan untuk menikmati momen pemandangan awan disana.

Hamparan awan seperti ini hanya ada dari jam 5 hingga 8 pagi. (Instagram/@inforangkasbitung)

Destinasi wisata ini sudah dilengkapi dengan adanya tempat penginapan dengan harga yang cukup terjangkau yaitu sekitar Rp.150.000/malam. Atau kamu bisa menyewa sebuah tenda dengan biaya sekitar Rp 80.000. dan jika membawa tenda pribadi, akan dikenakan biaya sebesar Rp.30.000 untuk penyewaan lahan. Sementara untuk memasuki kawasan puncak Gunung Lahar kamu akan dikenakan biaya sebesar Rp 5.000/orang.

NET.Z | BERBAGAI SUMBER

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments