hero
(ANTARA)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

16 September 2019, 14:00 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD berpendapat pengembalian mandat oleh beberapa pimpinan KPK ke presiden tak perlu dilakukan. Menurut Mahfud, lembaga antirasuah tersebut bukan mandataris presiden.

“Secara hukum komisioner KPK itu bukan mandataris presiden, tidak bisa dia mengembalikan mandat karena presiden tidak pernah memberikan mandat. Mandataris itu dalam ilmu hukum orang yang diberi tugas oleh pejabat tertentu, itu disebut mandataris,” kata Mahfud.

Dalam konteks KPK, menurut Mahfud tak berlaku istilah mandat dikembalikan. Orang berhenti bukan karena mengembalikan nmandat, tapi karena pensiun atau mengundurkan diri. “Meski di bawah lingkaran tapi bukan bawahan pemerintah, itu menyangkut soal pimpinan KPK, mengembalikan mandataris bukan berarti pimpinan KPK kosong karena KPK bukan mandataris,” papar guru besar hukum tata negara FH UII ini.

Mahfud MD (kedua kanan) bersama sejumlah tokoh bangsa saat hadir pada acara Gerakan Suluh Kebangsaan, di Jakarta, Jumat (16/8/2019). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Oleh karena itu Mahfud menyarankan agar presiden berdiskusi dengan para pimpinan KPK untuk mencari titik tengah agar kisruh ini segera terselesaikan. “Hanya saja mungkin presiden perlu memanggil mereka untuk diskusi, sekarang waktunya mengajak bicara, saya kira presiden cukup bijaksana mengundang mereka,” lanjut Mahfud. 

Seperti diketahui sebelumnya, para pimpinan KPK kecewa karena tidak dilibatkan dalam perumusan revisi UU KPK yang telah disetujui oleh Presiden Joko Widodo.

TIM LIPUTAN

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments