hero
(ANTARA)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

11 September 2019, 19:20 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Kepergian Presiden Republik Indonesia ke-3 Bacharuddin Jusuf Habibie meninggalkan kesedihan yang mendalam tak hanya bagi keluarga tapi juga masyarakat Indonesia. Dalam sambutannya Presiden Jokowi menyebut almarhum sebagai ilmuwan kaliber internasional. 

“Bapak Habibie kita kenal sebagai seorang ilmuwan kelas dunia juga Bapak Teknologi Indonesia serta beliau adalah Presiden Republik Indonesia yang ketiga. Beliau berpulang ke Rahmatullah dalam usia 83 tahun,” ujar Presiden Jokowi.

FOTO DOKUMENTASI. Menteri negara Riset dan Tekonologi Prof.Dr.BJ Habibie (kanan) menjelaskan model pesawat terbang dari berbagai jenis dalam suatu pertemuan dengan Menteri Pertahanan Australia Ian Sinclair (tengah) di ruang kerja Menristek di Gedung BPP Teknologi Jakarta, Selasa (14/01/1983). (ANTARA)

Semasa hidupnya, Habibie dikenal sebagai tokoh visioner yang bertekad mengantarkan Indonesia melompat maju dengan penguasaan teknologi, termasuk kedirgantaraan.  Rintisan Habibie dalam riset dan teknologi terwujud dalam industri strategis seperti PT. IPTN, PINDAD, dan PT. PAL.

Habibie menamatkan kuliahnya di jurusan teknik mesin Fakultas Teknik Universitas Indonesia Bandung (sekarang Institut Teknologi Bandung) pada tahun 1954. Pada 1955–1965, Habibie melanjutkan studi teknik penerbangan, spesialisasi konstruksi pesawat terbang, di RWTH Aachen, Jerman Barat.

FOTO DOKUMENTASI. Presiden RI Ketiga BJ Habibie (tengah) didampingi istri memberikan keterangan kepada wartawan usai menjenguk Presiden RI Kedua Soeharto di RSPP, Jakarta, Selasa (15/1/2008) malam. Presiden ke-3 RI itu datang langsung dari Jerman ke Jakarta untuk menjenguk Soeharto. (ANTARA/Ismar Patrizki)

Habibie kemudian memperoleh gelar diplom ingenieur pada 1960 dan gelar doktor ingenieur pada 1965 dengan predikat summa cum laude. Usai tamat kuliah, Habibie sempat bekerja di perusahaan penerbangan di Hamburg, Jerman. Pada 1973, Habibie kembali ke Indonesia atas permintaan Presiden Soeharto.

Seperti diketahui kemudian, era reformasi mengantar Habibie menjadi Presiden RI ke-3. Kini sang bapak bangsa itu telah pergi dan akan dikebumikan di sisi sang istri tercinta, di Taman Makam Pahlawan Kalibata. Pemerintah juga telah menetapkan hari berkabung nasional hingga 14 September 2019.

TIM LIPUTAN

2

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments