hero
(ANTARA)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

4 September 2019, 18:35 WIB

JAWA BARAT, INDONESIA

Usai gelar perkara kasus kecelakaan maut di ruas Tol Cipularang kilometer 91 Purwakarta bersama beberapa instansi terkait, Polres Purwakarta menetapkan 2 orang tersangka. Gelar perkara ini dilaksanakan bersama Dishub, KNKT, dan pihak Jasa Marga.

2 orang tersangka tersebut yaitu D-H dan S yang menjadi sopir dump truk penyebab awal kecelakaan. Untuk sopir berinisial D-H, status tersangkanya dianggap gugur secara hukum karena yang bersangkutan ikut menjadi korban tewa dalam kecelakaan tesebut. 

Sedangkan S dianggap lalai dalam kendaraan serta membawa muatan yang melebihi tonase. Muatan tanah yang dibawa oleh kedua mobil dumptruck  tersebut sebanyak 37 ton. Sedangkan muatan maksimal hanya 12 ton. 

Seorang wartawan mengambil gambar sebuah mobil minibus yang belum dievakuasi pascatabrakan beruntun di KM 91 Tol Cipularang, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (3/9/2019). Petugas menyatakan kendaraan tersebut belum dievakuasi karena kendala medan yang cukup berat. (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)

Akibat kelebihan muatan ini membuat fungsi rem pada kendaraan tersebut menjadi terganggu. "Tersangka S bersama-sama dengan tersangka DH mengemudikan kendaraan truk dengan jenis yang sama, di mana dua tersangka ini membawa material tanah melebihi batas muatan yang seharusnya," ujar Kapolres Purwakarta AKBP Matrius.

Tersangka S dibidik pasal 310 ayat 1, ayat 2, ayat 3, dan ayat 4. Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang angkutan lalu lintas jalan, junto pasal 359 dan pasal 360 KUHP dengan acaman hukuman tertinggi sebanyak 6 tahun penjara. kasus kecelkaan maut di tol Cipularang ini telah merenggut nyawa 8 orang.

IMAN BUDIMAN 

2

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments