hero
(ANTARA)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

23 Agustus 2019, 11:10 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Ratusan mahasiswa asal Papua melakukan aksi di depan Istana Merdeka, Kamis siang. Aksi ini sebagai wujud protes atas kejadian di Surabaya beberapa waktu lalu. 

Para mahasiswa dari bumi cendrawasih ini sangat menyayangkan di ulang tahun Republik Indonesia ke-74, rasisme masih terjadi di tanah air. Mereka juga menyatakan keraguan terhadap penyelidikan yang dilakukan institusi kepolisian, Komnas HAM dan lembaga-lembaga lain. 

Pada aksi protes kali ini, wacana referendum untuk warga Papua mengemuka.“Kita harus berbicara yang lebih maju lagi yaitu rakyat Papua berhak menentukan nasibnya sendiri. Apa itu melalui referendum? Apa melalui pengakuan kedaulatan atau alat mekanisme PBB? Tapi secara esensial bahwa hak menentukan nasib sendiri harus diberikan,” ujar juru bicara aksi, Surya Anta. 

Massa yang tergabung dalam Mahasiswa Papua Anti Rasisme, Kapitalisme, Kolonialisme dan Militerisme menggelar unjuk rasa di Jalan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (22/8/2019). Dalam aksi tersebut mereka mengutuk pelaku pengepungan asrama kamasan Papua di Surabaya serta mendesak untuk menangkap dan mengadili aktor intelektual dibalik peristiwa tersebut. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)

Simbol-simbol Organisasi Papua Merdeka (OPM) juga terlihat di antara peserta aksi. “Kemarin masyarakat Papua turun aksi membalas. Mereka emosional, mereka angkat bendera,” ujar koordinator lapangan aksi, Ambros. 

Sebelumnya, aksi protes atas tindakan diskriminasi dan rasis yang diterima mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya, Jawa Timur, terjadi di sejumlah titik di Papua dan Papua Barat. 

YUSUF REZA | ANAN SURYA

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments