hero

EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO

22 Agustus 2019, 11:00 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Saat ini YouTube menjadi platform berbagi video terpopuler di dunia. Tak heran, jumlah penonton yang terus tumbuh dan meningkat pesat, dilirik brand-brand untuk menampilkan iklan yang kreatif dan menarik.

Konsep kreatif iklan pun bergeser dari storytelling menjadi storyselling. Dimana sebuah cerita dalam iklan harus lebih keras, untuk memenangkan perhatian orang dalam hitungan detik dan menjauhkan jempol mereka dari tombol skip.

Ishak Reza. (NET/Bandha Prasetyo)

Creative Agency Lead Google Indonesia, Ishak Reza mengungkapkan sebuah video iklan tidak hanya kreatif tapi juga efektif menangkap perhatian. Selain itu juga harus bisa membuat orang tergiur memakai produknya dan berdampak sesuai dengan tujuan brand itu sendiri.

"Iklan itu ada value commercial, jadi misal kita jualan konten enggak cuma dia menyenangkan orang tapi kita ada tujuan menjual sesuatu," ujarnya di acara Press Conference YouTube Brandcast 2019, Jakarta Pusat, Selasa, 21 Agustus 2019.

Ishak Reza. (NET/Bandha Prasetyo)

Ada tiga hal yang menjadi pertimbangan penonton untuk melihat suatu iklan. Pertama, tiga detik pertama diawal video buat sekreatif mungkin agar bisa menarik perhatian penonton, biasanya adegan yang bikin tertawa dan terharu dinilai ampuh bikin penonton buat enggak nge-skip iklan.

Kedua, sesuaikan video dengan layar handphone, penggunaan teks yang besar, framing dengan jarak pas dan pencahayaan yang tidak terlalu gelap. Terakhir, sesuaikan konten video dengan masing-masing keinginan target yang dituju.

BANDHA PRASETYO

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments