hero

EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO

2 Agustus 2019, 13:05 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Model pakaian streetwear pasti sudah enggak asing buat kalangan milenial. Tren fashion ini bahkan telah menjadi bagian pop culture di kalangan masyarakat dunia termasuk Indonesia. Bahkan hype dari streetwear ternyata membawa angin segar untuk para pengusaha brand lokal Indonesia.

Peluang itu kemudian dilirik oleh Friday Pop Up, sebuah platform kreatif untuk brand fashion lokal yang dipersembahkan oleh Gabster Fashion Consulting dan Ideaventure.

Lewat sebuah talkshow bertema "ROAD TO AGENDA: GOING GLOBAL. THE RISE OF INDONESIA'S STREETWEAR BRANDS & CAPTURING THE GLOBAL MARKET" berlangsung di Sucor Sekuritas Sahid Sudirman Center, Jakarta, Kamis, 1 Agustus 2019, Friday Pop Up membahas detil tentang kemajuan industri fashion streetwear Indonesia.

(NET/Bandha Prasetyo)

Gabster Fashion Consulting sendiri sebagai perusahaan konsultan fashion rencananya akan membawa dua streetwear brand lokal, Vercline dan Untold, untuk memamerkan karyanya pada ajang trade show terbesar di dunia, Agenda Show 2019.

"Kita itu sebagai company punya misi untuk bisa membawa dan melihat brand lokal berkembang di pasar global. Kali ini kita berkesempatan dan kita akan membawa nama baik Indonesia di kancah dunia," ujar Gabriella Sheena, CEO dan Founder Gabster Fashion Consulting.

Agenda Show merupakan pameran fashion khusus katagori streetwear, action sport, denim, footwear, surfing dan skate internasional. Sejak digelar pertama pada 2003, acara ini sudah dihadiri oleh lebih dari 10 ribu pengunjung dari berbagai negara.

Acara tersebut akan diselenggarakan di Sand Expo, Las Vegas, Amerika Serikat pada tanggal 12 - 14 Agustus 2019 mendatang dan diikuti banyak fashion brand streetwear dari seluruh dunia.

Yung, Founder Untold, menegaskan kesempatan brand miliknya tampil di Agenda Show ini merupakan sebuah pengalaman untuk bertemu orang baru dan membuka jalan untuk menyasar market global.

"Karena bagi saya pengalaman dan bertemu orang baru adalah golden time. Itu akan memberi kesempatan baru juga, untuk Untold kalau market kita juga bisa go internasional," ujar Yung.

(NET/Bandha Prasetyo)

Sedangkan dari kacamata Founder Vercline, Fernando Bunandi dengan mengikuti ajang pameran ini adalah kesempatan untuk menguji kualitas brand-nya sebelum masuk market internasional.

"Ini sebuah challenge buat brand Vercline, kaya bisa enggak ya bersaing atau kualitas kita udah cukup atau belum. Itu sangat membuka peluang untuk market internasional," ujarnya.

Selain itu di FridayTalks juga turut mengundang Elden, Founder dari Not For People dan Yudhi Febriantono dari Unionwell yang ikut berbagi mengenai pengalaman nya dalam membawa brand miliknya ke Internasional trade show.

BANDHA PRASETYO

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments