hero
(NET)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

23 Juli 2019, 15:45 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Kepala Sekolah Bagian Kesiswaan dan Perwakilan Anggota Komite Sekolah anak komedian Retno Tri Prayudati alias Nunung mendatangi kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Selasa pagi. Saat datang, pihak sekolah masih enggan memberikan komentar dan hanya menyatakan ingin berdiskusi terlebih dahulu dengan KPAI. 

KPAI pun memastikan kedatangan pihak sekolah hanya untuk menjelaskan kondisi anak bungsu Nunung yang masih duduk di bangku kelas IV Sekolah Dasar (SD). “Kita ingin dengarkan penjelasan dari sekolah soal kondisi anak walaupun kepsek jelaskan kalau anak masih sekolah artinya masih baik-baik saja,” kata Wakil Ketua KPAI, Rita Pranawati. 

Komedian Nunung (kiri) saat diwawancarai oleh NET, Senin 22 Juli 2019. (NET)

KPAI juga berdiskusi dengan sekolah tentang penangananan serta penciptaan lingkungan yang aman nyaman bagi anak agar terhindar dari stigma negatif atas kasus ibunya sebagai upaya perlindungan anak. “Di kita sebenarnya enggak ada dosa turunan. Perilaku orangtua iya, tapi anak enggak boleh dapat perlakuan yang ganggu tumbuh kembangnya. Fokus kita disitu nanti ada komite yang ikut ciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi dia (anak Nunung),” papar Rita. 

Sebelumnya, usai mengamankan komedian Nunung, suaminya July Jan Sambiran dan bandar Hadi Moheriyanto atau Tabu di kawasan Tebet Jakarta Selatan pada Jumat siang lalu, polisi telah menetapkan ketiganya sebagai tersangka distribusi dan kepemilikan narkoba.

Tersangka kasus penyalahgunaan narkoba Tri Retno Prayudati alias Nunung (depan) dan July Jan Sambiran (belakang) menangis saat rilis kasus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (22/7/2019). Komedian Srimulat dan suaminya itu ditangkap pihak kepolisian dengan barang bukti sabu seberat 0,36 gram. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Selain itu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa sisa narkoba jenis sabu seberat 0,36 gram, 2 klip kecil bekas bungkus sabu, 3 buah sedotan plastik untuk gunakan sabu, 1 buah sedotan plastik sendok sabu, 1 buah botol kosong untuk bong, potongan pecahan pipet kaca untuk menghisap sabu, dan korek api gas, saat penggeladahan di rumah Nunung itu.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa 1 unit telepon genggam dan uang tunai 3 juta 700 ribu rupiah. Atas perbuatannya ketiga tersangka terancam hukuman minimal 5 tahun
Penjara.

MAYFREE SYARI | YOGIE GANDANAYA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments