hero
(FAMOUS RING IMAGES NEBRASKARSOL)

EDITOR : RIKHA INDRIASWARI

10 Juli 2019, 16:46 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Majelis Ulama Indonesia (MUI) tanggapi Rancangan Peraturan Daerah atau qanun hukum keluarga. Yang melegalkan praktik poligami di Aceh. Ketua MUI Bidang Informasi dan Komunikasi, Masduki Baidlowi ungkap MUI serahkan pembahasan aturan tersebut ke Pemerintah Aceh.

 

Sebab, sesuai aturan, Pemerintah Aceh memiliki kewenangan untuk mengatur Peraturan Daerah sendiri. Sementara, MUI menilai penerapan aturan ini dapat memperjelas stasus pernikahan secara resmi.

 

Sehingga, bagi laki-laki yang memilki istri lebih dari satu harus bertindak adil pada semua istrinya. Seperti yang diatur dalam Al-Quran dan secara hukum.

 

Untuk itu MUI imbau Pemerintah Aceh dapat mengkaji rancangan Perda ini secara komperhensif. Termasuk melibatkan ahli agar tidak menimbulkan banyak dampak negatif dalam penerapannya.

Ketua MUI Bidang Informasi dan Komunikasi, Masduki Baidlowi, Jakarta, Selasa (9/7/2019). (NET/ Hafied R.)

“Kita ingin lihat perkembangan sisi positif dan negatifnya. Positifnya bahwa tidak bisa lagi orang sembunyikan identitasnya seakan-akan beristri satu. Tapi sebenarnya lebih dari satu. Nah, itu hipokrit, justru akan menimbulkan malapetaka bagi istri tidak resmi atau siri. Misalnya dalam pembagian warisan dia tidak dapatkan apa-apa,” ungkap Masduki, Jakarta, Selasa (9/7/2019).

Masduki menambahkan Perda Aceh diharkapkan dapat membuka jalan keluar polemik poligami. Dan dapat memperjelas kewajiban dan hak semua pihak, termasuk pihak perempuan dan anak-anak. Kalau suami tidak mampu adil, maka sebagian kasus yang terjadi pihak perempuanlah yang akan dirugikan.

“Jika tidak mampu berbuat adil ya cukup satu, itu jelas! Tapi selama ini banyak yang walaupun tidak mampu adil dilakukan dengan cara nikah siri. Itu model dan pelarian yang tidak enak dan tidak adil bagi nasib perempuan sebagai istri,” jelas Masduki.

Sebelumnya, pembahasan rancangan qanun terkait praktik poligami di Aceh ini menimbulkan polemik. Sementara, Pemerintah Aceh menilai perancangan aturan ini dilakukan karena maraknya praktik nikah siri oleh para lak-laki yang ingin menikah lagi. Sehingga tidak tercatat secara resmi oleh negara.

Pihaknya menilai, aturan ini akan mampu menjadi dasar hukum untuk warga Aceh. Yang memutuskan memilki istri lebih dari satu.

MAYFREE SYARI

 

 

 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments