hero
(INSTAGRAM/ sasmitaedo)

EDITOR : RIKHA INDRIASWARI

20 Juni 2019, 11:15 WIB

LOMBOK, INDONESIA

Pasti kamu enggak asing lagi dengan olahan daging yang dipotong kecil-kecil kemudian ditusukkan ke sebuah tusuk kayu. Yap, makanan tersebut adalah sate, olahan daging yang menghasilkan aroma khas ketika dibakar ini, selalu memiliki tempat di hati setiap orang.

Nah, kamu juga pasti bakal suka sama sate asal Lombok satu ini, Sate Bulayak. Hampir sama dengan sate pada umumnya, sate ini terbuat dari daging ayam dan daging sapi. Hanya saja menggunakan bumbu khas Suku Sasak. Yup, Sasak sendiri merupakan suku asli dari Nusa Tenggara Barat yang mendiami Pulau Lombok.

Well, balik lagi bahas soal makanannya. Jadi dalam racikan bumbu Sate Bulayak juga terdapat buah asam Sumbawa yang membuatnya semakin spesial. Jika sate pada umumnya disajikan dengan lontong,  Sate Bulayak juga disajikan dengan lontong khas masyarakat Lombok, yaitu Bulayak.

Bulayak sedikit berbeda dengan lontong biasanya. Selain ukurannya yang agak kecil, Bulayak yang terbuat dari beras ketan ini juga enggak menggunakan daun pisang. Melainkan daun aren atau enau. Cara membungkusnya juga cukup unik, daun aren dililit secara spiral sehingga saat akan disantap lebih mudah terbuka.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

/Sate Bulayak/ . . . . . #foodporn #satebulayak #culinary #explorelombok #wheninlombok #foodie

A post shared by Andini Vania Swari (@andinivania) on

Soal rasa Bulayak juga enggak kalah loh, dengan tekstur yang lembut dan gurih. Sangat pas untuk dinikmati dengan sate.

Sate Bulayak juga menggunakan bumbu kacang yang terbuat dari kacang tanah yang sudah disangrai terlebih dahulu, kemudian ditumbuk. Setelah itu, direbus bersama santan dan berbagai rempah seperti ketumbar dan jintan serta cabai untuk menghasilkan rasa pedas.

Kalau tertarik, kamu bisa langsung mendatangi salah satu tempat yang cukup terkenal untuk menyantap sate khas Lombok ini. Yaitu, RM. Suranadi yang terletak di Jl. Taman Wisata No 7, Suranadi-Narmada, Lombok Barat. Seporsi Sate Bulayak yang berisi 12 tusuk di sana dihargai sekitar Rp25 ribu.

BERBAGAI SUMBER

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments