hero
(ANTARA)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

9 Mei 2019, 14:30 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Sidang lanjutan kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks dengan terdakwa Ratna Sarumpet digelar pada 9 Mei 2019. Agenda sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kali ini mendengar pernyataan tiga saksi yang meringankan terdakwa.

Diantaranya adalah dua saksi ahli yaitu ahli ITE Teguh Arifiyadi dan ahli pidana Prof. Mudzakir. Sementara satu saksi lainnya merupakan saksi fakta Doker Fidi yang merupakan dokter psikiater Ratna Sarumpaet.

Teguh Arifiyadi merupakan saksi ahli pertama yang memberikan keterangannya. Menurut Kasubdit Penyidikan dan Penegakan Kementerian Kominfo itu, kebohongan Ratna Sarumpaet melalui akun whatsapp-nya merupakan ranah pribadi belum menjadi pidana ITE.

Terdakwa kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet ketika mengikuti sidang perdana di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Kamis (28/2/2019). (ANTARA FOTO/Reno Esnir)

“Yang dilarang dalam UU ITE itu ilegal konten, itu Pasal 27 dan 29.  Kesusilaan, pemerasan, pengancaman, pornografi, judi online. Berita bohong terkait dengan perundungan konsumen ya, beda. Bukan ranah ITE, belum menjadi pidana di ITE,” kata Teguh Arifiyadi.

Sebelumnya, Ratna Sarumpaet mengklaim telah dianiaya oleh dua orang lelaki hingga wajahnya lebam pada tanggal 2 Oktober 2018. Setelah dilakukan penyelidikan oleh Polda Metro Jaya, barulah terungkap kalau penyebab wajah babak belur yang dialami ratna bukan dianiaya melainkan imbas setelah melakukan operasi sedot lemak.

Akibat ulahnya, Ratna Sarumpaet dijerat pasal 14 UU No 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana dan pasal 28 juncto pasal 45 Undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE).

LARAS PUTRI | ALFONSIUS MANOPO

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments