hero
(ANTARA)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

8 Mei 2019, 12:35 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Agama. Lukman tiba di Gedung KPK pukul 10 WIB.  
Sebelumnya, Lukman sempat dipanggil dua minggu sebelumnya, Rabu 24 April lalu, namun tak hadir.

Awak media sempat meminta tanggapan soal pernyataan KPK dalam sidang pra peradilan Romahurmuziy yang menyebut Lukman menerima uang senilai Rp 10 juta. “Begini terkait dengan materi perkara tentu tidak pada tempatnya kalau saya sampaikan disini. Secara etis saya tidak pada tempatnya sampaikan disini sebelum saya sanpaikan secara resmi terhadap penyidik KPK,” kata Lukman.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menunggu panggilan pemeriksaan di kantor KPK, Jakarta, Rabu (8/5/2019). Lukman diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap seleksi jabatan di lingkungan Kementerian Agama tahun 2018-2019 dengan tersangka Romahurmuziy. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Lukman datang dengan membawa sejumlah berkas dan dokumen untuk mendukung keterangannya sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pengisian jabatan Kemenag. Sejauh ini ada 70 orang diperiksa baik dari pejabat Kemenag, panitia seleksi, dan kepala daerah, serta masyarakat.

Tiga orang telah ditetapkan sebagai tersangka, yaitu Romahurmuziy (eks Ketua Umum PPP), Haris Hasanuddin (eks Kakanwil Kemenag Jawa Timur), dan Muhammad Muafaq (eks Kepala Kantor Kemenag Gresik). Rommy diduga menerima suap Rp. 300 juta dari Muafaq dan Haris agar dibantu proses seleksi jabatan keduanya.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menaiki anak tangga untuk menjalani pemeriksaan di kantor KPK, Jakarta, Rabu (8/5/2019). (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

KPK menduga Rommy bekerja sama dengan pihak internal Kemenag karena Rommy tak punya kewenangan formal terkait pengisian jabatan di Kemenag. Selama proses penyidikan KPK sempat menggeledah ruang kerja Menag dan menyita uang senilai Rp. 180 juta dan 30 ribu USD.

Dalam sidang pra peradilan, Lukman disebut menerima uang sebesar Rp 10 juta yang diberikan oleh Haris Hasanuddin usai terpilih sebagai Kakanwil Kemenag Jawa Timur.

PRITA KUSUMA | REZA HARDIYANSYAH

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments