hero
(NET)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

6 Mei 2019, 17:20 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Aparat penegak hukum akan menindak tegas siapapun yang memprovokasi situasi pascapemilu serentak 2019 yang berpotensi memecah belah NKRI. Hal ini disampaikan oleh Menko Polhukam Wiranto usai memimpin rapat koordinasi menyikapi perkembangan situasi pasca Pemilu 17 April lalu. 

“Pihak-pihak yang terus berupaya memecah belah bangsa dan mendegelitimasi (Pemilu) untuk segera menghentikan kegiatannya. Saya sudah mendapat laporan ada pihak tertentu di melakukan kegiatan ujaran kebencian dan hasutan institusional yang dapat memecah belah,” ujar Wiranto. 

Wiranto menggarisbawahi adanya pelanggaran hukum yang terjadi baik melalui media sosial maupun aksi-aksi lainnya yang masuk ke dalam kategori pelanggaran hukum. Aparat hukum akan menindak tegas siapapun yang berupaya mendelegitimasi penyelenggaraan pemilu. 

Menko Polhukam, Wiranto. (NET/Rendianto)

“Permerintah akan menindak tegas siapapun yang nyata-nyata melanggar hukum yang bertujuan mendeligitimasi penyelenggara pemilu yang selama ini bersungguh-sungguh menuntaskan perhitungan suara,” lanjut Wiranto.

Wiranto juga menghimbau masyarakat agar tidak terprovokasi dengan hasutan dan anjuran untuk melawan pemerintahan dengan cara-cara inkonstitusional dan melanggar hukum. Di bulan suci Ramadan ini, masyarakat dihimbau menyebarkan kedamaian tidak ada lagi upaya memecah belah persatuan, fitnah, dan ujaran kebencian.

RENDIANTO

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments