hero
(ANTARA)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

3 Mei 2019, 15:40 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Majelis Ulama Indonesia (MUI) tidak akan mengeluarkan fatwa terkait kecurangan Pemilu 2019. Hal ini disampaikan oleh anggota Komisi Fatwa MUI, Aminudin Yakub. Aminudin menyampaikan bahwa persoalan pemilu sebaiknya diserahkan kepada pihak yang berwenang yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

“Majelis Ulama Indonesia tidak akan mengeluarkan fatwa yang bersifat politik praktis apalagi fatwa yang memiliki indikasi aksi dukung-mendukung suatu paslon dalam pilpres ini. Meskipun Ketua MUI menjadi salah seorang cawapres, kita tidak akan mengeluarkan fatwa yang seperti itu,” ujar Aminudin. 

Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-U) Yusuf Muhammad Martak  (kiri) bersama Bakal calon presiden Prabowo Subianto (kedua kiri), Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan (kedua kanan) dan Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mustafa Kamal (kanan) memberikan keterangan pers dalam acara Ijtima Ulama II dan Tokoh Nasional di Jakarta, Minggu (16/9). (ANTARA FOTO/Nando)

Hal ini sekaligus menjelaskan sikap MUI terhadap Ijtima Ulama III yang mengeluarkan fatwa mendiskualifikasi paslon nomor urut 01 Joko Widodo dan KH. Ma’ruf Amin. Terkait fatwa tersebut, Aminudin berpendapat bahwa penetapan fatwa haruslah dirancang oleh orang yang benar-benar kompeten, dikaji sesuai hadits, Al Quran dan komprehensif dari pihak pro maupun kontra. Fatwa sebaiknya tidak berpihak dari satu sisi agar fatwa yang dikeluarkan sahih, valid, dan kredibel.

“Kita menetapkan fatwa pun dengan mendengarkan semua aspek yang akan difatwakan, tidak hanya mendengarkan salah satu aspek saja, jadi harus komprehensif fatwa itu,” pungkas Aminudin.

Sebelumnya, Ijtima Ulama III mengeluarkan fatwa mencoret paslon nomor urut 01 Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin. Ijtima ulama mengeluarkan fatwa ini karena menurut mereka ada temuan kecurangan penghitungan suara yang terstruktur, sistematis, dan masif di Pemilu 2019.

JORDIE YONATAN | NUGRAHANTO MARGO

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments