hero
(JURNALIS DIVE)

EDITOR : ALBERT SUMILAT

28 April 2019, 13:57 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Dalam rangka memperingati "Hari Bumi 2019", Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) bersama Journalist Tourism Indonesia melaksanakan Gerakan Bersih Pantai dan Laut pada hari Rabu, 24 April 2019 di Perairan Kelurahan Pulau Panggang, Kabupaten Kepulauan Seribu. Dalam aksi bersih laut ini, para penyelam berhasil mengumpulkan sampah anorganik dari dasar laut seberat sekitar 58 kilogram. Tak hanya Jurnalis dan pihak Ditjen PRL yang ikutan menyelam, Bupati Kepulauan Seribu Husein Murad beserta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan pihak swasta juga ikut menyelam dan mengambil sampah di dasar laut perairan kelurahan pulau Panggang tersebut. 

Bupati Kepulauan Seribu Husein Murad (berkacamata) berikan keterangan pada awak media terkait aksi Bersih Pantai dan Laut di Pulau Karya, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Rabu, 24 April 2019. (NET/Albert Williancoen)

"Mungkin sekitar 63 persen sampah laut ini adalah sampah plastik yang masa sekali pakai", ujar Bupati Kepulauan Seribu Husein Murad saat memberikan keterangan pers di Pulau Karya, Kepulauan Seribu, Rabu, 24 April 2019.

Pembentangan spanduk gerakan bersih pantai dan laut di perairan pulau Panggang, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. (Jurnalis Dive/ Ria Qorina)

Husein menambahkan bahwa kegiatan bersih laut ini dapat menyadarkan berbagai pihak yang menggantungkan hidup di Kepulauan Seribu yang juga merupakan destinasi wisata, dan juga kawasan strategis pariwisata nasional yang kebersihannya harus diutamakan. Sampah plastik sekali pakai ini mendominasi isi sampah yang berhasil diangkat oleh para penyelam, disamping sampah-sampah anorganik lain seperti besi, ban, bahkan kasur. "Permasalahan sampah merupakan masalah global yang membutuhkan kolaborasi semua pihak untuk menanganinya," ujar Kasubdit Restorasi Direktorat Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil, Sapta Putra Ginting dalam arahannya sebelum aksi penyelaman berlangsung di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.

Diskusi terkait penanganan sampah dalam gerakan bersih pantai dan laut di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta oleh pihak KKP, Jurnalis dan Pihak Swasta. (NET/Albert Williancoen)

Dalam kegiatan ini, turut berpartisipasi Putri Selam 2019 dan pihak swasta dari Danone Indonesia dan H&M Indonesia untuk memberikan dukungannya dalam kegiatan Bersih Pantai dan Laut ini. Pihak swasta dalam hal ini Danone Indonesia dan H&M Indonesia sejak bulan September 2017 telah memunculkan program Bottle2Fashion yang mana skema kerjasamanya adalah memperkuat pengumpulan sampah botol plastik di Kepulauan Seribu. Hasil akhir dari pengumpulan sampah botol plastik tersebut salah satunya adalah produk fashion berupa sarung tangan yang kini telah dijual di seluruh gerai H&M di Indonesia dan seluruh dunia.

ALBERT WILLIANCOEN

2

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments