hero
(NET/Yudha Wardana)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

24 April 2019, 16:40 WIB

JAWA TIMUR, INDONESIA

Artis film televisi (FTV) Vanesza Adzania alias Vanessa Angel menjalani sidang pertamanya di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu siang. Sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan, jaksa menyebut Vanessa mengirimkan sejumlah foto bermuatan asusila kepada muncikari Endang Siska.

Tindakan tersebut menurut jaksa masuk dalam kategori pendistribusian foto bermuatan asusila yang kemudian ditawarkan kepada pelanggan jasa prostitusi, salah satunya seorang pengusaha dari Lumajang bernama Rian. Terdakwa juga disebut aktif menawarkan diri  dengan tarif 35 juta rupiah untuk sekali kencan. 

Vanessa Angel dalam sidang perdana kasus prostitusi online di Pengadilan Negeri Surabaya

Di persidangan ini pula, jaksa mengungkap kronologi dan motif Vanessa berkomunikasi dengan muncikari. "Awalnya terdakwa Vanesza Adzania alias Vanessa Angelia Adzan alias Vanessa Angel yang bekerja sebagai artis sedang mengalami sepi job, atas dasar tersebut, maka pada tanggal 12 November 2018 terdakwa menghubungi saksi Endang Suhartini melalui chatting WhatsApp,” kata Jaksa Penuntut Umum, RA Dhini Ardhani. 

“Dan meminta pekerjaan melayani tamu untuk berhubungan sex kepada saksi Endang Suhartini dengan tujuan mendapatkan penghasilan tambahan," lanjut Dhini.

Vanessa Angel dibidik oleh jaksa dengan Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 Jo. Pasal 45 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Vanessa Angel saat baru sampai di ruang persidangan. (NET/Yudha Wardana)

Pengacara Vanessa, Heru Andeska pun meyakini kliennya tak bersalah. Heru pun mengungkapkan pendapatnya. "Terkait dengan mendistribusikan membuat dan dapat diakses dan yang membuat konten asusila, sejauh ini yang kita lihat di pemberkasan, tidak ada konten asusila, terus apa yang dijadikan permasalahan dalam perkara ini," kata Heru.

Sidang kembali akan dilanjutkan pada pekan depan dengan agenda eksepsi dari kuasa hukum. Sidang sendiri dilakukan secara tertutup hingga hakim membacakan putusan.

YUDHA WARDANA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments