hero
(ANTARA)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

22 April 2019, 15:20 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Adian Napitupulu mengajak masyarakat untuk tetap tenang dalam menanggapi seruan turun ke jalan yang disampaikan oleh calon presiden Prabowo Subianto Jumat lalu. Hal ini disampaikan oleh Adian usai mengikuti acara syukuran kemenangan paslon 01 Jokowi-Ma’ruf dalam pemilu 2019 versi hasil hitung cepat di Jakarta, Minggu sore.

Menurut mantan aktivis 98 ini, hal tersebut bukanlah gerakan rakyat atau people power, melainkan ketidakdewasaan berpolitik saat menerima kekalahan. “Hal itu (people power) untuk mereka yang mengalami penganiayaan, penindasan, perampasan atas tanah, dan pelanggaran HAM oleh negara. Rakyat marah lalu membangun people power. Kalau kemudian gerakan rakyat karena pemilu kalah itu adalah people ngambek, jadi tidak perlu dikhawatirkan,” tutur Adian.

Syukuran kemenangan paslon 01 Jokowi-Ma’ruf dalam pemilu 2019 versi hasil hitung cepat. (NET/Octa Barry)

Sementara itu, atas desakan penghitungan serta pemilihan ulang karena adanya dugaan kesalahan memasukan data suara di lebih dari 12 ribu tempat pemungutan suara (TPS), pihak TKN juga meminta bukti yang nyata atas klaim temuan tersebut.
“Mereka selalu bilang begini, ada hasil survey, hasil ini, manaa? Sampaikan terbuka pertanggungjawabkan. Dulu 2014 mereka juga bawa berkarton-karton akhirnya ditolak MK. Untuk bicara kecurangan tidak mudah. Untuk buktikan adanya kecurangan kita tantang mereka,” tegas Adian.

Sebelumnya, seruan turun ke jalan disampaikan calon presiden Prabowo Subianto saat menggelar syukuran kemenangan pilpres 2019 di Rumah Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat lalu. Aksi tersebut akan dilakukan apabila ditemui indikasi kecurangan dalam pilpres kali ini. 

Politikus PDI Perjuangan, Adian Napitupulu. (NET/Octa Barry)

Sejauh ini Badan Pemenangan Nasional (BPN) koalisi adil makmur melihat adanya kesalahan dalam memasukan data suara di lebih dari 12 ribu TPS. Mereka pun memunculkan opsi penghitungan serta pemilihan ulang di TPS yang bermasalah tersebut.

OCTA BARRY

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments