hero
(ANTARA)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

12 April 2019, 16:55 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Berkas perkara tahap kedua tersangka Joko Driyono dilimpahkan ke Kejaksaan Agung hari ini. Jokdri, demikian ia biasa disapa, terjerat kasus pengrusakan barang bukti dokumen pengaturan skor di liga sepakbola Indonesia. Jokdri merupakan Plt Ketua Umum non aktif PSSI. 

Sementara itu, berkas tiga orang suruhan Jokdri yakni Muhammad Mardani, Mus Mulyadi, dan Abdul Gofur masih perlu dilengkapi lebih lanjut. Sebelumnya, pelimpahan berkas perkara tahap pertama telah dilakukan pada 2 April lalu dan masih perlu dilengkapi secara formil dan materiil atau disebut P19. 

Tersangka kasus perusakan barang bukti pengaturan skor pertandingan, Joko Driyono (kiri) bergegas menuju mobil saat pelimpahan berkas perkara di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (12/4/2019). Satuan Tugas Anti Mafia Bola menyatakan tersangka dan berkas kasus perusakan barang bukti pengaturan skor pertandingan sudah lengkap dan akan diserahkan ke Kejaksaan Agung. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

Kini usai dinyatakan lengkap berkasnya baik secara formil maupun materiil atau P21, berkas tersebut dilimpahkan ke Kejaksaan Agung untuk nantinya akan dibawa ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan dan naik ke meja hijau.

“Hari ini sudah selesai kasus TSK Joko Driyono yang 4 April P21, lengkap secara materiil dan formil. Dan tanggung jawab kami adalah menyerahkan TSK dan barang bukti,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Argo Yuwono.

Sebelumnya, terkait kasus pengrusakan barang bukti, polisi terlebih dahulu menetapkan ketiga rekan Jokdri sebagai tersangka dan kemudian menetapkannya sebagai tersangka usai melakukan penggeledahan di kediaman Jokdri.

Tersangka kasus perusakan barang bukti pengaturan skor pertandingan, Joko Driyono (kiri) berada dalam mobil saat pelimpahan berkas perkara di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (12/4/2019). (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

Dalam penggeledahan polisi menyita barang bukti berupa dokumen dari kantor PT Liga Indonesia Baru, serta bukti transfer yang telah tersegel. Selain Jokdri, polisi sebelumnya juga telah melimpahkan 6 tersangka atas kasus dugaan pengaturan skor melalui  laporan manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indaryani.

Keenam tersangka tersebut ialah Dwi Irianto alias Mbah Putih, Ketua Asprov PSSI DIY Johar Ling Eng, anggota Komite Eksekutif PSSI, Priyanto, mantan anggota komisi wasit PSSI dan anaknya, Anik Yuni Artika Sari, Direktur Penugasan Wasit PSSI Mansyur Lestahulu dan wasit pertandingan Nurul Safarid.

RENDIANTO

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments