hero
(ANTARA)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

10 April 2019, 15:55 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Calon wakil presiden nomor urut 01 KH. Ma'ruf Amin meresmikan peluncuran buku karya Nurdin Tampubolon yang berjudul Ma'rufnomic: Ekonomi Baru Indonesia. Konsep Ma'ruf yang fokus pada permasalahan kesenjangan ekonomi diterjemahkan dan dijabarkan oleh Nurdin dalam buku ini.

Gagasan Ma'ruf meliputi keadilan, keumatan, serta kemandirian bagi seluruh elemen masyarakat. Konsep-konsep ini saling berhubungan untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. “Mensinergikan antara ekonomi kuat dan lemah kemudian melakukan pemerataan,  lalu juga sumber daya manusia supaya bisa melakukan perubahan-perubahan,” ujar Ma’ruf.

Calon Wakil Presiden nomor urut 01 K.H. Ma'ruf Amin (tengah) saat menghadiri Istighosah dan Deklarasi Kyai-Santri Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk kemenangan Pasangan Capres-Cawapres Jokowi - Maruf Amin di Lapangan Yayasan Nur Iman, Mlangi, Sleman, DI Yogyakarta, Kamis (28/3/2019). (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)

Buku Ma'rufnomic ini merangkum tiga semangat utama yakni melaksanakan visi Jjokowi-Ma’ruf untuk menggapai Indonesia yang maju berdaulat, menyempurnakan konsep nawacita dan revolusi mental, serta peningkatan dan percepatan pembangunan. Di akhir acara, Ma'ruf juga turut memberikan buket bunga serta plakat penghargaan bagi penulis dan para pembedah buku.

Ketika ditanya mengenai peluangnya bersama Jokowi di Pilpres 2019 ini, Ma’ruf mengungkapkan optimismenya. “Ya kita terus memantapkan, kemudian mengajak para pendukung tidak melakukan hal-hal yang bisa mengganggu ya. Kemudian kita tidak boleh merasa menang,  kita yakin menang,  tapi kita tidak boleh mengumbar,” pungkas Ma’ruf.

ANAN SURYA | EDWAN NURVICKTA

 

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments