hero
(ANTARA)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

8 April 2019, 09:55 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo menegaskan agar pihak-pihak yang menuding adanya kecurangan pada Pemilu mendatang, segera menunjukkan bukti dan melaporkannya. Hal ini disampaikan oleh Jokowi saat menghadiri deklarasi dukungan dari kalangan influencer dan disabilitas di Gedung ICE BSD Tangerang, Minggu malam. “Kecurangan gimana ? Itu urusannya KPU, itu urusannya Bawaslu. Disitu ada DKPP. Ada semua mekanismenya, kalau curang, curang dimana?” kata Jokowi. 

Jokowi mengingatkan bahwa tahap-tahap pemilu telah diatur berjenjang dan semua ada buktinya. “Karena tahapan pemilu adalah bertahap, dari TPS naik lagi, naik lagi, naik lagi, dan semuanya dihitung manual ada bukti, bukti C- nya ada semuanya kok,” papar Jokowi. 

Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo menghadiri Deklarasi Komunitas Olahraga, Pemuda, Influencer dan Penyandang Disabilitas Bersatu di ICE BSD, Tangerang Selatan, Banten, Minggu (7/4/2019). (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Oleh karena itu, Jokowi menghimbau pada pihak-pihak yang menghembuskan indikasi kecurangan agar segera melaporkan bukti-bukti, bukan hanya tuduhan lisan. "Kalau curang, curangnya di mana? Ya disampaikan dong, jangan ngomong curang-cureng, curang-cureng, gimana gitu loh. Tunjukkan," katanya.

Seperti diketahui, politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais beberapa kali melempar tuduhan adanya kecurangan pada pemilu mendatang. Tudingan adanya daftar pemilih tetap (DPT) abal-abal hingga independensi KPU yang dipertanyakan.

Sejumlah mantan atlet Rudy Hartono (tengah) dan Taufik Hidayat (kanan) menghadiri Deklarasi Komunitas Olahraga, Pemuda, Influencer dan Penyandang Disabilitas Bersatu di ICE BSD, Tangerang Selatan, Banten, Minggu (7/4/2019). Komunitas Olahraga, Pemuda, Influencer dan Penyandang Disabilitas  menyatakan dukungan untuk capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin dalam Pilpres 17 April mendatang. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Amien yang juga duduk di Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga bahkan mengancam akan menggerakkan massa bila terjadi kecurangan. "Kalau nanti terjadi kecurangan, kita nggak akan ke MK (Mahkamah Konstitusi). Nggak ada gunanya, tapi kita people power, people power sah," kata Amien di Jakarta Pusat, Minggu 31 Maret 2019.

ANAN SURYA

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments