hero
(ANTARA)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

1 April 2019, 20:45 WIB

YOGYAKARTA, INDONESIA

Pernyataan politikus senior Partai Amanat Nasioal (PAN) Amien Rais yang menyerukan people power mendapat tanggapan dari mantan Ketua MK, Mahfud MD. Seperti diketahui sebelumnya, Amien mengatakan lebih baik people power terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) daripada mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) jika terjadi kecurangan pada Pilpres 2019 mendatang.
 
Mahfud menyebut pernyataan Amien adalah hal biasa yang dilontarkan oleh orang yang sedang bertarung dalam politik dengan pertaruhan besar. Mahfud menyampaikan hal ini di Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta saat hendak bertolak ke Padang, Sumatera Barat. 

Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (kedua kiri) dan Sandiaga Uno (kedua kanan) serta Dewan Penasehat Badan Pemenangan Nasional Amien Rais (kanan) berfoto bersama saat konsolidasi nasional Aliansi Pencerah Indonesia (API) bersama eksponen Muhammadiyah di Jakarta, Minggu (3/3/2019). (ANTARA FOTO/Tim Media Prabowo-Sandi)

Meski demikian, Mahfud juga menyayangkan pernyataan Amien karena dianggap berlebihan mencurigai KPU akan melakukan kecurangan. Mahfud berpendapat hampir tidak mungkin bagi institusi KPU untuk curang. Kecurangan justru terjadi pada peserta di tingkat bawah.

“Biasanya yang curang kalau dalam pengalaman saya sebagai Hakim MK yang curang itu pesertanya tingkat bawah dan itu silang sebenarnya. Ada yang curang di Kudus, yang satunya curang di Surabaya , yang satunya curang di Manado dan itu dilakukan oleh kontestan untuk perubahan suara tetapi itu tidak signifikan,” tutur Mahfud.

Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (tengah) dan Sandiaga Uno (kanan) didampingi Dewan Penasehat BPN Amien Rais (kiri) saat memberikan keterangan pers mengenai berita bohong penganiayaan Ratna Sarumpaet, di kediaman Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Jakarta, Rabu (3/10). (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

Oleh karena itu, Mahfud berharap KPU untuk memperhatikan pernyataan tersebut dan mengantisipasi segala kemungkinan yang ada serta menjelaskan secara terbuka proses pemilu hingga penghitungan suara. “Agar apa yang menyebut gerakan rakyat itu benar-benar tidak terjadi jadi KPU harus menjelaskan seluruh prosesnya dan terbuka dan mengikuti cara perhitungan manual. Manual artinya tidak melalui komputer perhitungannya, tetapi seperti yang selama ini dilakukan dan itu dari berita acara dan ditanda tangani oleh semua kontestan itu lebih aman,” papar Mahfud.

Mahfud meminta kepada semua peserta pemilu untuk bersikap sportif siap menerima kemenangan dan kekalahan tanpa saling mengancam. Hal ini guna mencegah terjadinya kekerasan akibat urusan politik. 
 
SIGIT PAMUNGKAS

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments