hero
(NET/Sigit Pamungkas)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

29 Maret 2019, 13:25 WIB

YOGYAKARTA, INDONESIA

Menutup safari politiknya di Yogyakarta, calon wakil presiden nomor urut 01, KH. Ma’ruf Amin bertemu ribuan warga Nahdlatul Ulama (NU) di Lapangan Lumbung Rejo, Tempel, Sleman, Kamis malam. Ma’ruf hadir didampingi oleh istrinya Wury Estu Handayani. 

Temu warga NU kali ini mengusung tema “Jogja Nyawiji Nderek Kiai”. Acara semakin semarak berkat kehadiran pimpinan Pondok Pesantren Roudotun Ni’mah KH Ali Shodiki atau yang terkenal dengan panggilan Gus Ali Gondrong. "Ini kehadiran guru kita. Malam ini Ngayogyakarta nyawiiji nderek kiai (Jogja bersatu ikut kiai) untuk NKRI, jos, jos," ujar Gus Ali Shodikin. 

Pimpinan Pondok Pesantren Roudotun Ni’mah KH Ali Shodiki (kiri) memeriahkan acara temu warga NU di Yogyakarta. (NET/Sigit Pamungkas)

Saat giliran Ma’ruf berpidato, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini berterima kasih pada Gus Ali Gondrong dan sambutan warga NU Yogyakarta. "Malam ini saya sangat berbahagia karena saya ikut berselawatan bersama Gus Ali Gondrong. Mudah-mudahan kita dapat berkahnya dan kita bertekad untuk menjaga NKRI, karena NKRI bagi kita adalah harga mati. Karena itu NKRI tidak boleh bubar, punah," ujar Ma'ruf.

BACA JUGA:
Kiai dan Santri Yogyakarta Deklarasikan Dukungan pada Jokowi-Amin
KH. Ma’ruf Amin Disambut Ribuan Warga Nahdlatul Ulama di Wonosobo​
KH. Ma’ruf Amin Diangkat sebagai Keluarga oleh Tokoh Adat Dayak Kaltim​

Warga Yogyakarta menghadiri acara Jogja Nyawiji Nderek Kiai. (NET/Sigit Pamungkas)

Selain itu, Ma’ruf juga bercerita tentang panggilan moral dirinya, meski sudah berusia lanjut namun bersedia mendampingi Jokowi di Pilpres 2019. “Saya terinspirasi oleh cerita waktu belajar ibtidaiyah. Ada orang tua nanam pohon ketika dibilang bapak sudah tua masih mau nanam pohon? Bapak tidak akan memperoleh hasilnya, pohonnya belum berbuah, bapak mati duluan. Apa kata orang tua? Saya nanam pohon bukan untuk diri saya tapi generasi sesudah saya,” papar Ma’ruf.  

Pada acara ini, Ma’ruf juga menghimbau warga NU untuk tak lelah memerangi hoaks yang sering beredar di masyarakat karena dinilai dapat memecah-belah keutuhan bangsa.

SIGIT PAMUNGKAS

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments