hero
(ANTARA)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

25 Maret 2019, 18:25 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Satgas anti mafia bola secara resmi menahan mantan Pelaksana Tugas Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI),  Joko Driyono, Senin sore. Saat mengumumkan keputusan ini, satgas juga menggelar sejumlah barang bukti, berupa printer, laptop, hingga dokumen yang dirusak. 

Jokdri, begitu ia biasa disapa, ditahan dalam kasus pengrusakan barang bukti hingga 20 hari ke depan, terhitung sejak Selasa 25 Maret ini. Penahanan dilakukan berdasarkan hasil gelar perkara setelah penyidik memeriksa Joko Driyono sejak Senin pagi. “Gelar perkara pukul 14.00 Waktu Indonesia Barat, Satgas Anti Mafia Bola telah melakukan penahanan terhadap saudara JD untuk proses penyidikan selanjutnya,” kata Kepala Satgas Anti Mafia Bola, Brigjen Pol. Hendro Pandowo.

Mantan Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono (tengah) berjalan menuju ruang pemeriksaan di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (25/3/2019). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Dalam keterangan resminya di Gedung Humas Mabes Polri, Hendro Pandowo menjelaskan bahwa penahanan Joko Driyono telah memenuhi syarat karena dia diduga melanggar pasal yang ancaman hukumannya tujuh tahun masa kurungan.

Joko Driyono juga disinyalir terlibat dalam kasus match fixing atau pengaturan skor yang terjadi di seluruh Liga 3, kompetisi sepakbola Indonesia. Hendro juga mengungkapkan motif Jokdri merusak barang bukti adalah untuk mengaburkan proses penyidikan terkait kasus match fixing

Akibat perbuatannya, Joko Driyono akan dijerat dengan pasal berlapis yakni 363, 235, 233, 221 juncto 55 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

GINANJAR HANGGARAWAN

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments