hero
(ACMilan)

EDITOR : VANNICO SOEKARNO

16 Maret 2019, 19:43 WIB

ITALIA

Giornata 28 Serie A menyuguhkan duel seru dalam laga bertajuk Derby Della Madonnina antara AC Milan kontra Inter di San Siro pada Senin dini hari (18/03).

Laga nanti diprediksi akan berjalan sengit karena kedua tim tengah bersaing ketat dalam perebutan zona Champions League. Saat ini Milan berada di posisi 3 klasemen sementara Serie A dengan 51 poin dan hanya terpaut satu poin dari Inter di posisi 4.

Bagi Milan, tambahan 3 angka tentu akan memantapkan diri dan menjauh dari kejaran rival se-kota. Selain itu Rossoneri bermodal kepercayaan diri tinggi karena belum terkalahkan dalam 10 laga terakhir di semua kompetisi. Bahkan skuat asuhan Gennaro Gattuso tak terkalahkan dalam 5 laga terakhir di Serie A.

Sementara situasi berkebalikan didapatkan Inter Milan. Sejak 2019, tim asuhan Luciano Spaletti tampil inkonsisten dengan menderita 5 kekalahan, 5 kemenangan dan 3 hasil imbang di semua kompetisi. Bahkan dalam 5 laga terakhir, tim biru hitam hanya mampu raih 1 kemenangan.

Milan juga diuntungkan soal kebugaran pemain. Tim merah hitam punya waktu istirahat lebih banyak karena tak berpartisipasi di kompetisi Eropa. Sementara Inter dibayangi kelelahan dan kekalahan usai disingkirkan dari Europa League oleh Eintracht Frankfurt.

Inter juga dilanda badai cedera pemain. Tercatat 5 pilar mereka harus menepi karena cedera seperti Sime Vrslajko, Radja Nainggolan, Miranda, Mauro Icardi dan Marcelo Brozovic. Sedangkan Milan hanya Giacomo Benaventura yang masih dilanda cedera.

Kehilangan Icardi jelas jadi keuntungan bagi Milan. Pemain Argentina itu masih menjadi pemain tersubur Inter pada musim ini. Meski disingkirkan dan dicopot ban kaptennya, catatan 9 golnya belum mampu dilewati oleh pemain Inter lainnya. Total ia telah mengemas 15 gol bagi Inter di semua kompetisi atau 22,5% gol Inter berasal darinya.

Jika Inter sedang bermasalah di lini depan, berbeda dengan Milan. Krysztof Piatek tengah dalam performa bagus. Peman Polandia tersebut sudah mengemas 19 gol di Serie A saat di Genoa dan Milan. Sejak hijrah ke San Siro pada Januari 2019, ia rata-rata mencetak gol setiap 80,3 menit.

Selain ‘Pistolero’, lini pertahanan Milan juga tangguh bersama Alessio Romagnoli. Ia mampu menjaga jantung pertahanan Milan dengan mengemas 4 cleansheet dari 7 penampilan terakhirnya serta dibantu penampilan Gianluigi Donnaruma di bawah mistar gawang. Hebatnya sejak Desember 2018, Milan jadi salah satu tim dengan kebobolan paling sedikit di 5 liga top Eropa.

Dengan modal apik ini bukan tak mungkin Milan akan memutus rangkaian tak pernah menang lawan Inter dalam 6 laga terakhir sejak terakhir kali 1 Februari 2016.

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments