hero
(BRIGHTSIDE)

EDITOR : RIKHA INDRIASWARI

14 Maret 2019, 07:50 WIB

INDONESIA

Sering enggak sih kamu berkeliling supermarket dan membeli berbagai macam bahan makanan sehat? Kamu pasti rela merogoh kocek untuk membeli sayuran, buah, camilan sehat, dan banyak macam makanan lainnya untuk mengisi kulkas.

Namun, tahukah kamu bahwa ada sebagian bahan makanan yang ternyata punya potensi berbahaya bagi tubuh meski kelihatannya menyehatkan. Berikut beberapa di antaranya yang perlu kamu ketahui, seperti dilansir Brightside.

1Selada

Selada. (BRIGHTSIDE)

Para ilmuwan dari The Center for Science in the Public Interest menganalisis statistik selama 12 tahun terakhir. Mereka mencoba mencari tahu bahan makanan apa saja yang menyebabkan kasus keracunan makanan terbanyak di Amerika.

Selada ternyata menjadi nomor satu, karena menyebabkan 363 wabah dengan 13.568 kasus keracunan makanan. Ingat, kalapun selada telah dikemas dan diklaim ‘siap dimakan’,  sebaiknya cuci dulu sampai bersih.

2Telur

Telur. (BRIGHTSIDE)

Infeksi salmonella yang berasal dari kotoran ayam yang terinfeksi dapat berbahaya. Terutama untuk anak-anak, orang tua, dan orang-orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah yang mengonsumsinya.

Nah, untuk meminimalisir bakteri tersebut ada hal simpel yang bisa kamu lakukan. Yakni, kalau kamu melihat kotoran menempel pada cangkang telur, cucilah terlebih dahulu sebelum memasaknya untuk hidangan sekeluarga.

3Tuna

Tuna. (BRIGHTSIDE)

Ketika ikan tuna beku dicairkan dengan cara yang salah, protein beracun yang disebut scombrotoxin bisa terbentuk. Protein racun tersebut berpotensi menyebabkan keracunan makanan yang mengarah ke ruam kulit, muntah, sakit perut, diare, denyut jantung tinggi, bahkan kehilangan penglihatan.

Solusinya, kamu harus mencairkan tuna tanpa kontak udara. Keluarkan dari freezer dan taruh di rak paling rendah di lemari es tanpa membuka bungkusnya. Memang agak lama, tapi yang penting aman, bukan? 

4Sosis

Sosis. (BRIGHTSIDE)

Penelitian membuktikan, sekitar 12% produk sosis dan olahan daging lainnya terinfeksi E. Coli, serta mikroorganisme patogen, seperti listeriosis dan salmonella. Tahukah kamu? Listeriosis sangat berbahaya bagi orang tua, wanita hamil, bayi baru lahir, dan anak-anak sebelum usia satu tahun. Bakteri tersebut menyebabkan kerusakan sistem saraf, bahkan meningitis.

5Daging giling

Daging giling. (BRIGHTSIDE)

Layaknya pada sosis, para peneliti juga menemukan sisa-sisa obat antimikroba, E. coli, salmonella, dan listeria dalam produk daging giling. Itu sebabnya, lebih baik beli daging segar dan buatlah potongan tipis sendiri sebelum memasaknya.

6Ayam

Ayam. (BRIGHTSIDE)

Satu tetes saja cairan dari daging ayam mentah mengandung bakteri campylobacter yang bisa menginfeksi seseorang. Bakteri ini bisa menyebabkan demam dan masalah gastrointestinal.

Bakteri akan menyebar sangat cepat ketika kita mencuci daging karena berakhir di tangan, apron, dan dapur.

Agar aman, hindari kontak langsung dengan daging ayam mentah dan selalu cucilah talenan dan pisau setelah digunakan untuk memotong daging ayam mentah. Kalau perlu, cuci dengan air mendidih.

7Keju

Keju. (BRIGHTSIDE)

Enggak ada bahan kimia beracun di dalam keju, tetapi pada tahap produksi tertentu ada potensi mikroorganisme patogen  yang menyebabkan keracunan masuk ke dalamnya. Ada risiko keju terkena brucellosis dan listeriosis jika susu yang enggak dipasteurisasi dari hewan yang sakit digunakan untuk produksi. Itulah sebabnya belilah keju dari produsen yang tepercaya.

 

 

 

BRIGHTSIDE| OMICSONLINE| MEDICALNEWSTODAY

 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments