hero
(BarcelonaFC)

EDITOR : VANNICO SOEKARNO

14 Maret 2019, 18:26 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Liverpool susul klub Premier League Manchester United, Manchester City dan Tottenham Hotspur melaju ke perempat final Champions League 2019 usai kalahkan Bayern Munchen 3-1 di Allianz Arena, Kamis dini hari (14/03).

Keberhasilan 4 klub Inggirs lolos ke babak 8 besar Champions League menyamai prestasi mereka pada 2009. Saat itu, 4 tim Premier League diwakili oleh Liverpool, Chelsea, Manchester United dan Arsenal.

Selanjutnya, dominasi Premier League berlanjut ke babak semifinal dengan mengirimkan 3 wakilnya. Sayang, keinginan untuk‘All English Champions League Final’ gagal terwujud. Chelsea yang diharapkan bertemu Manchester United di partai puncak, kalah agregat dari Barcelona.

Mau tak mau, pundak tanggung jawab wakil Inggris dipikul Manchester United menghadapi Barcelona di Stadio Olimpico, Roma, Italia.

UEFA Champions League 2008-2009.

Tapi keperkasaan Barcelona sulit dibendung. La Blaugrana sukses raih trofi ‘si kuping besar’ usai kalahkan The Red Devil 2-0 lewat gol Samuel Eto’o dan Lionel Messi. Kemenangan tim asuhan Pep Guardiola tersebut sekaligus membuat Barcelona jadi tim Spanyol pertama raih treble.

Kejadian satu dekade silam, serupa dialami Barcelona. Bedanya, kala itu ada 2 wakil Spanyol di perempat final yaitu Barcelona dan Villareal. Namun The Yellow Submarine gagal melaju ke perempat final usai dikandaskan Arsenal.

Situasi musim ini seakan dejavu bagi Barcelona. Tim Catalan kembali dikepung 4 wakil Inggris. Tapi kali ini mereka hanya menyisakan 3 pemain dari sisa-sisa kejayaan 10 tahun lalu yaitu Sergio Busquets, Gerrard Pique dan sang mega bintang Lionel Messi.

Tentu saja pengalaman di masa lampau akan dijadikan La Pulga untuk kembali merengkuh trofi Champions League sejak terakhir kali musim 2014-2015. Apalagi Messi telah bertekad untuk membawa pulang trofi bergengsi Eropa tersebut ke Camp Nou. Bukan tak mungkin Barca kembali muwujudkan ambisinya rai h treble.

Perjuangan Barca tentu tak mudah mengingat saingan mereka punya ambisi yang tak kalah kuat terutama dari Inggris. Pep berambisi raih trofi UCL perdana bersama klub selain Barca. Jurgen Klopp juga tak ingin kepleset lagi setelah musim lalu gagal di final usai ditaklukkan Real Madrid.

Wajar jika perwakilan Inggris tak ingin gagal lagi dan ingin mengikuti jejak tim Spanyol terbanyak dan sukses juara Champions League pada musim 2015-2016. Saat itu, Spanyol berhasil mengirimkan 5 wakilnya di UCL dan sukses memujudkan ‘All Spain Champions League Final’ dengan Real Madrid sebagai juara usai kalahkan rival sekota Atletico.

Sementara Juventus juga berharap tuah Ronaldo setelah 2 kali gagal di final 2015 dan 2017.

 

Perlu diingat, edisi Champions League kali ini bisa jadi beban atau kebanggaan bagi Barcelona. Pasalnya dalam kurun waktu 2013-2014 hingga 2017-2018, tradisi juara Champions League jadi milik klub Spanyol.

Apakah musim ini tradisi tersebut berlanjut milik tim Spanyol atau justru memunculkan kejutan baru.

 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments