hero

EDITOR : DIAN KENCANA DEWI

13 Maret 2019, 12:10 WIB

KOREA SELATAN

Jung Joon Young sudah mengakui kalau ia bersalah atas tuduhan merekam video tak senonoh dan menyebarkannya. Dalam surat permintaan maafnya, ia juga mengakui merekam perempuan-perempuan tersebut tanpa izin. Sayangnya, undang-undang terkait kasus ini masih kabur dan menyulitkan proses tuntutan.

Dalam pasal 13 Undang-undang Hukuman Kejahatan Seksual dinyatakan: “Seseorang yang mengambil gambar tubuh orang lain dan bisa menyebabkan rangsangan seksual atau rasa malu, serta bertentangan dengan kehendak orang tersebut menggunakan kamera atau mekanisme sejenis”, terancam hukuman penjara tak lebih dari 5 tahun atau denda maksimal 10 juta won. 10 juta won sekitar Rp 140 juta.

Pihak pengadilan akan mempertimbangkan kondisi pakaian korban ketika diambil gambarnya. Lokasi dan sudut pengambilan gambar, serta bagian tubuh yang tertangkap kamera, ketika membuat keputusan penjatuhan hukuman.

Saat ini, ada 10 laporan kasus yang melibatkan Jung Joon Young, sehingga kemungkinan ia menghadapi tuntutan 50 tahun penjara atau denda sebesar 100 juta won, yaitu sekitar Rp 1,4 miliar. Penjatuhan hukuman tentu saja tergantung pada hakim dan faktor-faktor lainnya. Ini hanya hitungan kasar berdasarkan undang-undang yang ada.

Tapi, jika melihat besaran denda, jika hakim mengizinkan, sudah bisa dipastikan Jung Joon Young akan membayar denda. Apalagi, dendannya masih sangat mampu ia bayar.

KOREA HERALD | THE GUARDIAN

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments