hero
(ANTARA)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

12 Maret 2019, 14:45 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Badan Narkotika Nasional (BNN) membuka kemungkinan diadakannya pemeriksaan tes rambut pada mantan politikus Partai Demokrat, Andi Arief. Andi seperti diketahui sebelumnya, sempat diamankan polisi karena memakai narkoba. 

Belakangan, hasil laboratorium Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) menyatakan urine Andi Arief negatif narkoba. Meski demikian, BNN tidak menutup kemungkinan akan ada tahapan lanjutan terhadap Andi Arief yaitu tes rambut. 

Kepala BNN Komjen Pol Heru Winarko (kanan) mendampingi Duta Besar Sri Lanka untuk Indonesia Dharsana Perera (kiri) memasukkan barang bukti sabu ke dalam mesin pembakaran saat rilis pemusnahan barang bukti narkotika, di Badan Narkotika Nasional (BNN), Jakarta, Selasa (12/3/2019). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Hal ini ditegaskan oleh Kepala BNN Komjen Pol. Heru Winarko di Jakarta, Selasa siang. Pernyatan Heru ini sekaligus menanggapi kabar bahwa selama assesment ke RSKO, BNN tidak mengajukan test rambut terhadap Andi Arief. “Ya nanti kita lihat. Kalau diperlukan ya kita lakukan,” ujar Heru.

Sebelumnya BNN memastikan bahwa mantan Wasekjen Partai Demokrat itu pengguna aktif narkoba. Kepastian didapat setelah sebelumnya penyidik melakukan pemeriksaan mendalam termaksud melakukan assesment sehari setelah Andi Arief diamankan. 

Kepala BNN Komjen Pol. Heru Winarko. (NET)

Pada kasus pengguna aktif, jeda waktu saat pemakaian narkoba dan test urine dapat mempengaruhi hasil pemeriksaan, seperti yang terjadi pada hasil lab Andi Arief di RSKO. Oleh karena itu, BNN tetap merekomenndasikan Andi Arief menjalani rehabilitasi.

NOVA YULHENDRI

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments