hero
(NET)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

1 Maret 2019, 19:30 WIB

JAWA TENGAH, INDONESIA

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD mendatangi Polres Klaten, Jumat siang. Kedatangan Mahfud bertujuan untuk melaporkan akun twitter @KakekKampret_. Akun tersebut menurut Mahfud telah menghina dan mencemarkan  harga diri dan nama baiknya. 

Akun @KakekKampret_ menanyakan kepada Mahfud apakah dirinya pernah menerima setoran mobil dari seseorang. Mahfud tersinggung dengan pernyataan tersebut sehingga merasa perlu melaporkannya ke polisi.

Mahfud MD memperlihatkan akun @KakekKampret_ di Polres Klaten, Jawa Tengah. (NET)

“Ini saya anggap hinaan tapi saya kan tidak bereaksi. Saya kasih like (tweet @KakekKampret_), saya kasih like artinya biar dia tahu saya perhatikan. Maksud saya dia mau meralat atau tidak? Malah ditambahin tadi malam sekitar jam 7, muncul lagi pertanyaan, saudara Mahfud kok tidak dijawab? Apa bener jadinya bahwa mobil itu setoran. Kurang ajar ini. Maka saya kesini sekarang," papar Mahfud.

Mahfud memang sempat membalas cuitan akun @KakekKampret_ soal pertanyaan sekaligus tuduhan tersebut. Meski kemudian akun tersebut menghilang.

Menurut Mahfud, meski cuitan akun tersebut berupa pertanyaan, namun tidak setiap pertanyaan murni bertanya. Bisa dianggap sebagai penistaan, fitnah, hinaan, maupun celaan. Ia yakin polisi akan segera menangkap pelaku tersebut.

Polres Klaten yang mendapat laporan menilai kasus tersebut masuk dalam pelanggaran Pasal 45 ayat 3 UU ITE, yakni tentang pencemaran nama baik menggunakan sarana elektronik. Penyelidikan juga akan dilakukan secara scientific, dan tidak bisa terbantahkan, meski akun dihapus pemiliknya.

Print out cuitan akun @KakekKampret_ yang diadukan oleh Mahfud MD. (NET)

“Jejak digital itu tidak bisa dihilangkan. Pasti akan kita temukan dan itu tidak bisa terbantahkan. Tadi disampaikan yang mengomentari banyak, artinya saksi sudah cukup. Termasuk orang yang dituduh memberikan mobil tersebut nanti akan kami mintai keterangan," kata Kapolres Klaten, AKBP Aries Andhi.

Dalam penanganan kasus ini, Kapolres Klaten juga berkoordinasi dengan Mabes Polri lantaran ada dugaan pemilik akun berasal dari luar Pulau Jawa sehingga dibutuhkan kerjasama antar wilayah. Dalam waktu dekat Polres akan memanggil pemilik akun untuk dimintai keterangan.

PRASETYOWATI 

4

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments