hero
Meghan Markle ketika berada di New York, Amerika Serikat. (ABC)

EDITOR : FIRZA ARIFIEN

22 Februari 2019, 10:15 WIB

AMERIKA SERIKAT

Meghan Markle, the Duchess of Sussex yang saat ini tengah hamil anak pertamanya dikabarkan mengadakan acara di New York, Amerika Serikat. Meghan menggelar Baby Shower bersama teman-temannya, yang kemudian mengundang sorotan sejumlah media di Inggris.

Sebagai bagian keluarga Kerajaan Inggris, apa yang dilakukan Meghan dianggap melanggar protokoler kerajaan. Acara Baby Shower tersebut diadakan di The Mark Hotel, New York untuk menyambut anak pertama Meghan Markle dan Pangeran Harry, yang diperkirakan akan lahir pada April mendatang.

Pangeran Harry dan Meghan Markle. (DAILY TELEGRAPH)

Menurut beberapa media di Inggris, Meghan tak seharusnya menggelar acara tersebut. Sebagai bagian keluarga kerajaan, mantan pemain serial televisi 'Suits' itu bahkan tidak diperkenankan menerima kado dari pihak manapun.

Tapi, kalau dilihat ke belakang, Kate Middleton, istri Pangeran William juga sempat membuat acara Baby Shower untuk menyambut kelahiran Pangeran George, pada 2013. Melansir dari Daily Telegraph, Kate kabarnya tidak mendapatkan izin dari Ratu Elizabeth II ketika mengadakan acara tersebut.

Pangeran William dan Kate Middleton. (ABC)

Lalu, apakah protokoler kerajaan ini bersifat saklek? Itu semua akhirnya dipatahkan oleh seorang koresponden dan komentator kerajaan, James Brookes. 

"Banyak dari pemberitaan media itu hanya sampah. Contohnya, ketika media sempat ramai memberitakan Meghan menutup sendiri pintu mobilnya. Menurut media, itu tidak sesuai dengan protokoler Kerajaan Inggris. Seharusnya ada seseorang yang membukakan pintu mobil untuk Meghan. Protokoler itu tidak mutlak. Ketika saat itu tidak ada orang yang membukakan pintu, ia (Meghan) bisa melakukannya sendiri. Ingat, bagaimanapun mereka tetap manusia biasa," ungkap James Brookes kepada ABC.

Sejak menikah dengan Pangeran Harry dan meninggalkan statusnya sebagai selebriti Hollywood, kehidupan pribadi Meghan Markle kerap mengundang sorotan media. Terutama yang berkaitan dengan protokoler dan tradisi Kerajaan Inggris.

Pangeran Harry dan Meghan Markle. (HELLO MAGAZINE)

Contohnya, pada November 2017, Meghan juga sempat dianggap melanggar protokoler kerajaan. Saat itu, wanita berusia 37 tahun tersebut tidak memakai stoking ketika mengumumkan acara pertunangannya dengan Pangeran Harry.

Pada 2018, majalah Vogue mengklaim Meghan juga melanggar aturan kerajaan. Ia hadir di beberapa acara kerajaan dengan rambut yang tidak tertata rapi.

Pada Juni 2018, penampilan Meghan juga mengundang kontroversi ketika hadir di upacara Kerajaan Inggris, Trooping the Colour. Saat itu, Meghan datang dengan mengenakan gaun off-shoulder.

Meghan Markle memakai gaun off-shoulder yang kemudian mengundang sorotan media. (ABC)

ABC | DAILY TELEGRAPH | VOGUE

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments