hero
(Liverpool)

EDITOR : VANNICO SOEKARNO

20 Februari 2019, 21:14 WIB

INGGRIS

Liverpool sudah empat kali gagal cetak gol ke gawang lawan musim ini termasuk saat bermain imbang lawan Bayern Munchen di babak 16 besar Champions League pada Rabu dini hari(20/02).

Mohammed Salah dan Sadio Mane tidak dalam performa terbaik saat Liverpool ditahan Bayern Munchen 0-0 di Anfield pada leg pertama. Tentu ini jadi modal kurang baik saat mereka harus melakoni leg kedua di Alianz bulan depan.

Sisi positifnya, Alisson Becker mampu menjaga gawangnya tetap cleansheet. Namun The Reds perlu khawatir soal produktifitas gol mereka di 2019. Jurgen Klopp hanya mampu cetak rata-rata 1.5 gol dari 8 pertandingan di 2019.

Jumlah tersebut jika dibandingkan dengan rival mereka Manchester City sangat timpang. Tim asuhan Pep Guardiola mampu cetak rata-rata 3.83 gol. The Citizens mampu mengemas 46 gol dari 12 laga sepanjang tahun ini. Ketika menghadapi tim kasta kedua seperti Rotherham, Burton, Burnley dan Newport di ajang kompetisi liga, Manchester Biru sukses menjadikan mereka lumbung gol dengan 26 gol.

Gol Per Laga di 2019

Tim                                         Main           Gol         Rata-Rata

Manchester City

12

46

3.83

Tottenham Hotspur

11

23

2.09

Wolverhampton Wanderers

10

19

1.9

Manchester United

10

18

1.8

Arsenal

9

15

1.67

Crystal Palace

9

15

1.67

Liverpool

8

12

1.5

Bournemouth

7

10

1.43

Brighton and Hove Albion

10

14

1.4

Burnley

8

11

1.38

Southampton

8

11

1.38

Chelsea

12

16

1.33

Watford

9

12

1.33

Newcastle United

9

12

1.33

Leicester City

7

8

1.14

Fulham

7

8

1.14

West Ham United

8

9

1.13

Everton

9

9

1

Cardiff City

7

5

0.71

Huddersfield Town

7

2

0.29

Paling mengkhawatirkan bagi Klopp adalah Wolves dan bahkan Crystal Palace rata-rata cetak gol lebih banyak per pertandingan sejak pergantian tahun. Meski memiliki jumlah pertandingan sedikit di 2019, Liverpool seakan kelelahan.

Cedera pemain datang di saat yang tidak menguntungkan meski tiga pemain depan andalan mereka Salah, Mane dan Roberto Firmino selalu jadi starter tiap laga.

Masalah di bek kanan dan bek tengah menyebabkan gangguan di lini tengah, dimana James Milner, Fabinho dan Jordan Henderson ikut turun ke belakang membantu pertahanan. Tentu ini mempengaruhi aliran bola ke depan dan ritme permainan Liverpool.

Ancaman lain datang saat ketiga pemain depan memiliki jumlah menit bermain lebih, apalagi mereka memasuki jadwal padat menghadapi Manchester United, Watford dan Everton, tapi Klopp seakan enggan mengistirahatkan mereka.

 

DAILYMAIL

 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments