hero
(ANTARA)

EDITOR : ALBERT WILLIANCOEN

19 Februari 2019, 16:23 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar mengakui bahwa pihak Bawaslu telah menerima laporan salah satu anggota Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi terkait kalimat Jokowi yang dinilai menyerang pribadi Prabowo Subianto terkait kepemilikan lahan. Dalam acara Debat Pilpres yang berlangsung di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta Pusat pada hari Minggu, 17 Februari 2019 lalu kedua calon presiden melaksanakan debat kedua yang diselenggarakan oleh KPU. Dalam sebuah kesempatan, capres 01 Joko Widodo menyampaikan pernyataan mengenai Prabowo Subianto yang memiliki lahan sangat luas di Kalimantan Timur dan Aceh Tengah, dan atas pernyataannya itu Jokowi dianggap menyerang pribadi Prabowo Subianto.

Anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar berikan keterangan pers pada awak NET di Graha Niaga Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (19/2). (NET/Jordie Yonathan)

"Jadi ada 2 hal yang harus kita lihat, pertama mengenai aturan norma yang disepakatin juga aturan hukum yang diatur di dalam UU nomor 7 tahun 2017", ujar Fritz Edward Siregar, anggota Bawaslu RI di Graha Niaga Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa, 19 Februari 2019.

Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) menyampaikan pendapatnya saat mengikuti debat capres 2019 putaran kedua di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019). Debat yang diikuti Capres nomor urut 01 Joko Widodo dan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto itu mengangkat tema energi dan pangan, sumber daya alam dan lingkungan hidup, serta infrastruktur. (Youtube/ Official NET News)

Fritz menambahkan bahwa ia belum melihat bagaimana laporannya. Lebih lanjut Fritz menambahkan dalam UU Nomor 7 tahun 2017 ini tidak ada soal hal mengenai menghina seseorang kemudian juga menyebarkan ujaran kebencian. Selanjutnya Bawaslu akan melakukan pemeriksaan terhadap laporan anggota BPN Prabowo-Sandi tersebut terhadap Jokowi. Pemeriksaan dilakukan untuk melihat apakah laporan tersebut memenuhi aspek formil dan juga materil dan jika keduanya terpenuhi, Bawaslu akan memulai proses klarifikasi.

PRIHARDANI PURBA | JORDIE YONATHAN

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments